Oleh: halaqohdakwah | Juli 27, 2009

8 Cara Meninggalkan Rokok

kesanrokokJadi Anda berniat untuk berhenti merokok tapi tak tahu alasannya? “Karena rokok merugikan kesehatan,” bukan alasan yang cukup. Untuk mendapatkan motivasi yang besar, Anda perlu alasan yang bersifat personal dan kuat. Misalnya saja karena Anda ingin melindungi keluarga dari bahaya perokok pasif. Atau ancaman kanker paru-paru menakutkan bagi Anda. Atau barangkali Anda ingin terlihat lebih muda. Yang pasti, pilih alasan yang kuat agar lebih mudah mengucapkan selamat tinggal pada rokok.

1. Dapatkan dukungan
Katakan pada keluarga dan teman-teman bahwa Anda berniat keluar dari jeratan asap rokok. Dukungan dari mereka akan meningkatkan semangat Anda. Bila perlu untuk sementara Anda tidak bergabung dulu dengan teman-teman perokok.

2. Atur stres
Salah satu alasan orang untuk merokok adalah nikotin membantu mereka lebih rileks. Bila Anda berhenti dari rokok, maka Anda butuh pelarian lain untuk menghadapi stres. Mencoba pijat, mendengarkan musik, atau mendalami hobi, bisa jadi pelarian yang bersifat positif. Hindari situasi yang menimbulkan stres beberapa minggu pertama setelah Anda berhenti merokok.

3. Hindari kopi
Beberapa aktivitas bisa mendorong Anda untuk merokok. Alkohol dan kopi adalah pemicu yang paling kuat untuk merokok. Bila biasanya Anda merokok setelah makan, kini cobalah kegiatan lain, seperti menyikat gigi atau mengunyah permen.

4. Berolahraga
Ayo bergerak. Kegiatan olahraga bisa menurunkan ketergantungan pada nikotin dan menghilangkan gejala-gejala kecanduan, seperti rasa lemas dan pusing. Bahkan olahraga yang bersifat ringan, seperti berjalan kaki atau memotong rumput taman, sudah cukup membantu lho.

5. Konsumsi sayur dan buah
Sebaiknya jangan melakukan diet saat Anda ingin berhenti merokok. Bila Anda takut badan akan melar, fokuslah pada makanan rendah kalori seperti buah dan sayur. Penelitian yang dilakukan di Duke University menyebutkan makanan-makanan tersebut akan membuat rokok terasa tidak enak.

6. Pilih hadiah
Jangan pelit menghadiahi diri sendiri. Anda bisa mengumpulkan uang “jatah” rokok untuk dibelikan barang yang sudah lama diidamkan sebagai ganjaran atas kesuksesan Anda tidak merokok.

7. Terapi farmakologi
Kadangkala, gagalnya usaha berhenti merokok bukan karena tak adanya upaya, tetapi rangsangan otak yang telah tercemar nikotin bersifat lebih kuat dan memengaruhi seseorang untuk terus merokok. Untuk mengatasinya, lakukan terapi farmakologi dengan obat non nikotin untuk menghentikan gejaka ketagihan (craving) pada nikotin. Mintalah dokter untuk meresepkan.

8. Lakukan untuk kesehatan
Tahukah Anda, begitu kita berhenti merokok, banyak keuntungan kesehatan yang bisa diraih. 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah akan turun. Satu hari kemudian kadar oksigen dan karbon monoksida dalam darah kembali normal dan risiko terkena serangan jantung berkurang. Dalam jangka panjang, risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker paru, juga ikut berkurang.

AN
Sumber : Kompas, WebMD


Responses

  1. visit my blog again
    http://jerzz.wordpress.com/
    http://blackercomputerz.wordpress.com/
    jika ingin tukeran link konfirmasi di blog saya y…

  2. saya adlh prokok aktif dn berat… bbrpa kali mncoba tuk brhnti mrokok tp sll gagal dn malah lbh farah.. tp sy akn coba kmbali dgn ptunjuk diatas… thanks before..

  3. Sangat menarik…tetapi saya punya pengalaman bagaimana saya bisa berhenti merokok, setahun yang lalu saya mendapat saran dari orang yang saya cintai. Dia gak suka perokok karena terkesan jorok. Alhamdulillah! saya bisa berhenti merokok dan berhasil sampai sekarang.

  4. Untuk perokok ringan dan perokok berat;
    sebenarnya anda sudah pernah berhenti merokok kenapa tidak dilanjutkan? waktu kapan berhenti merokok? rasanya nggak pernah karena setiap 1jam sekali atau 2 jam sekali merokok.
    saya akan tunjukkan bahwa anda pernah berhenti merokok; ingatkah bahwa bulan ramadhan selama lebih kurang 13-14 jam anda tidak merokok, padahal diluar ramadhan 1-2jam pasti merokok bisa 1 atau 2 batang. itu artinya apa? berarti anda bisa berhenti merokok. saya tambahkan tipsnya untuk saudaraku yang berkeinginan berhenti merokok;
    1. ingat sabda rasulullah: setia perbuatan tergantung akan niatnya. jika saudaraku ingin berhenti merokok niatnya karena Allah, insya Allah anda akan berehenti merokok.

    2. saudaraku sadari bahwa rokok hukumnya haram, jangan dicari atau ditempatkan hukumnya makruh, karena kalau saudaraku menempatkan hukumnya makruh, maka sampai kapanpun anda tidak akan pernah berhenti merokok.

    3. ingat saudaraku bahwa setiap anda merokok berapa banyak orang disekitar anda yang terzhalimi?

    semoga bermanfaat.

  5. Assalamualaikum…

    Subhanalloh.. Maha Suci Engkau Ya Allah. Saya sangat mendukung apa yg disampaikan saudaraku ichsan muchlis. Dan saya ingin berbagi pengalaman kepada saudaraku semua terutama yang perokok :

    1. Saya dulu adalah perokok aktif , kurang lebih 10 tahun saya merokok tanpa pernah mencoba untuk berhenti merokok. Bayangkan berapa puluh ribu batang rokok yang telah saya bakar & saya hisap asapnya kalau perharinya saya habis skitar 16 batang rokok.. Dan dari rokok pula berapa banyak racun yg telah menggerogoti tubuh saya ini?

    2. Saya pernah mencoba untuk berhenti merokok tapi hanya bertahan skitar 3 minggu itupun di bulan Ramadhan, setelah masuk ke bulan Syawal saya tergoda dan kembali aktif merokok. Mungkin karena niat saya berhenti kurang tepat hingga saya kembali menjadi perokok.

    3. Skitar 1 bulan menjadi perokok lagi saya merasa kecewa kepada diri sendiri dan Atas pertolongan dan rahmat dari Alah SWT jualah saya dipertemukan dengan salah seorang hamba-Nya sehingga saya bisa dengan yaqin berniat meninggalkan rokok karena Allah Ta’ala. Dan Alhamdulillah puji bagi Allah sampai dengan saat ini saya tidak merokok lagi. Apabila ada keinginan merokok saya selalu takut dengan Allah dan takut akan azab Allah yang sangat pedih. Insya Allah keinginan itu akan hilang dengan sendirinya.

    4. Rokok adalah alat dakwahnya syetan dan iblis. Kita sadar merokok lebih banyak mudhorot dari pada maslahatnya, merugikan kesehatan diri sendiri dan orang sekitarnya (termasuk menzhalimi/menganiaya diri sendiri dan orang lain), membelanjakan uang hanya u/ dibakar demi memenuhi kepuasan nafsu semata (termasuk golongan orang yang merugi), dan masih banyak kemudhorotan yang lainnya. Bukankan Allah tidak suka kepada hamba-Nya yang merugi dan zhalim terhadap diri sendiri.

    Wallahu a’lam
    syukron, smoga bermanfaat.
    Wassalamualaikum..

  6. Assalamualaikum…

    Subhanalloh.. Maha Suci Engkau Ya Allah. Saya sangat mendukung apa yg disampaikan saudaraku ichsan muchlis. Dan saya ingin berbagi pengalaman kepada saudaraku semua terutama yang perokok :

    1. Saya dulu adalah perokok aktif , kurang lebih 10 tahun saya merokok tanpa pernah mencoba untuk berhenti merokok. Bayangkan berapa puluh ribu batang rokok yang telah saya bakar & saya hisap asapnya kalau perharinya saya habis skitar 16 batang rokok.. Dan dari rokok pula berapa banyak racun yg telah menggerogoti tubuh saya ini?

    2. Saya pernah mencoba untuk berhenti merokok tapi hanya bertahan skitar 3 minggu itupun di bulan Ramadhan, setelah masuk ke bulan Syawal saya tergoda dan kembali aktif merokok. Mungkin karena niat saya berhenti kurang tepat hingga saya kembali menjadi perokok.

    3. Skitar 1 bulan menjadi perokok lagi saya merasa kecewa kepada diri sendiri dan Atas pertolongan dan rahmat dari Alah SWT jualah saya dipertemukan dengan salah seorang hamba-Nya sehingga saya bisa dengan yaqin berniat meninggalkan rokok karena Allah Ta’ala. Dan Alhamdulillah puji bagi Allah sampai dengan saat ini saya tidak merokok lagi. Apabila ada keinginan merokok saya selalu takut dengan Allah dan takut akan azab Allah yang sangat pedih. Insya Allah keinginan itu akan hilang dengan sendirinya.

    4. Rokok adalah alat dakwahnya syetan dan iblis. Kita sadar merokok lebih banyak mudhorot dari pada maslahatnya, merugikan kesehatan diri sendiri dan orang sekitarnya (termasuk menzhalimi/menganiaya diri sendiri dan orang lain), membelanjakan uang hanya u/ dibakar demi memenuhi kepuasan nafsu semata (termasuk golongan orang yang merugi), dan masih banyak kemudhorotan yang lainnya. Bukankan Allah tidak suka kepada hamba-Nya yang merugi dan zhalim terhadap diri sendiri.

    Wallahu a’lam
    syukron, smoga bermanfaat.
    Wassalamualaikum..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: