Oleh: halaqohdakwah | Maret 29, 2009

Catatan Pinggir Istighasah Kemarin

kepalWe will not go Down..in the night without a fight….! sms handphone ku menjerit sekuat-kuatnya, seolah dia mengerti bahwa sang empunya Hand Phone baru saja mau merebahkan diri.

Malam itu sekitar pukul 23an lebih, setelah seharian (lebih tepatnya berhari-hari sebelumnya ) letih oleh aktifitas yang menyita fisik dan psikis, akhirnya tak kuasa juga menahan keletihan itu.

Jeritan sms itu sebenarnya terdengar lebih dari cukup dan sedikit menggoda untuk disapa, namun rasa letih yang kuat memaksa diriku tetap saja meneruskan dengkur yang sudah terlanjur ritmis dengan irama 4 x 4 dengan tempo mozza forte, bak lagu rayuan pulau kelapa.

Sudah menjadi kebiasaanku memang, untuk tidak pernah mematikan Hand Phone barang sedetikpun, maklumlah ‘pria panggilan’, khawatir ada sesuatu yang penting baik urusan keluarga, da’wah atau bahkan kerja yang membutuhkan respon segera. Wajar saja, jika jam segituan, hand phone masih aktif mendendangkan syahdu nya suara Michael Hart bercerita tentang Palestina sebagai ring tone nya.

Selepas sholat subuh baru berkesempatan aku buka sms di hand phone, dan…dugh…terasa bergetar jiwa ini membaca isi sms tersebut :

“ Pak Ari, sebelum terlambat dan ana menyesal seumur hidup, tolong dimasukan ke ta’limat atau disebarkan : dijual motor supra fit tahun 2006 + HP HTC TyTN II baru 1 tahun. Hasil penjualannya akan ana infaqkan buat dana kampanye setelah ana ambil 2.5jt buat DP kredit motor”

Subhanallah….hanya itu yang terselip di hati seketika membaca sms dari seorang kader yang menjelang dini hari tadi mengirimnya ke hand phone ku.

Hati ini gerimis, menerima sebuah ketulusan pengorbanan yang sungguh luar biasa. Kata-kata yang tertulis, “sebelum terlambat dan ana menyesal seumur hidup” itu telah membasahi seluruh dinding perasaanku. Betapa kesungguhan, keikhlasan dan ketulusan pengorbanan itu lebih dari sekedar sebuah fragmen keteladanan.

Padahal saya tahu persis, dipagi hari kemarin ketika acara isthighosah akbar itu dilangsungkan, tepat ketika momen penggalangan dana dilakukan, kader tersebut sudah maju ke depan dan menyatakan akan menyumbang sebesar Rp 500.000,-, untuk dana kampanye.

Rupanya dahaga akan syurga dan ganjaran pahala telah membuatnya sedemikian rupa, menyambut seruan untuk berinfaq yang didengungkan ketika acara tersebut sejak pagi.

Belakangan saya coba cari tahu, berapa harga pasaran Honda Supra Fit 2006 dan HP canggih smart phone HTC TyTN II itu. Didapat kesimpulan, Suprat Fit 2006 di poskota sekitar 5-6 jutaan, HP HTC TyTN II, hasil mblesuk-mblesuk di mbah gugel, didapat sekitar 3.5 – 4-5 jutaan. Total jendral nilai asset tersebut adalah sekitar 8-10 juta.

Subhanallah…

Lagi-lagi kalimat itu yang reflex mengalir memuji kebesaran Nya. Bukan pada masalah seberapa besar jumlah itu adanya. Yang saya yakin jumlah itu adalah cukup besar untuk ukuran angka, apalagi ditambah bahwa kader tersebut bukanlah seorang Caleg, apalagi pengusaha. Tapi saya pikir dahaga akan syurga dan ganjaran pahala lah yang membuatnya sedemikian ‘gelap mata’ untuk memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliknya.

Ya Allah, tanamkanlah rasa ikhlas senantiasa bersemayam di hati kami, dan semangat berkorban melebihi apa yang kami miliki menjadi nafas pergerakan ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: