Oleh: halaqohdakwah | Juli 21, 2008

Fakta Mengejutkan Tentang Rokok!

Perhatikanlah fakta-fakta yang mengejutkan berikut tentang rokok dan perokok di Indonesia dan dunia:

  1. Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia. Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan 5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata satu kematian setiap 6,5 detik. Kematian pada tahun 2020 akan mendekati dua kali jumlah kematian saat ini jika kebiasaan konsumsi rokok saat ini terus berlanjut. [1]
  2. Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia hidup di negara-negara berkembang atau transisi ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan. Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia dimiliki China, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Indonesia. Bila kondisi ini berlanjut, jumlah total rokok yang dihisap tiap tahun adalah 9.000 triliun rokok pada tahun 2025. [1]
  3. Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga terbanyak jumlah perokok yang mencapai 146.860.000 jiwa. Namun, sampai saat ini Indonesia belum mempunyai Peraturan Perundangan untuk melarang anak merokok. Akibat tidak adanya aturan yang tegas, dalam penelitian di empat kota yaitu Bandung, Padang, Yogyakarta dan Malang pada tahun 2004, prevalensi perokok usia 5-9 tahun meningkat drastis dari 0,6 persen (tahun 1995) jadi 2,8 persen (2004). [1]
  4. Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi 24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995. Menurut Survei Global Tembakau di Kalangan Remaja pada 1.490 murid SMP di Jakarta tahun 1999, terdapat 46,7 persen siswa yang pernah merokok dan 19 persen di antaranya mencoba sebelum usia 10 tahun. “Remaja umumnya mulai merokok di usia remaja awal atau SMP,” kata psikolog dari Fakultas Psikologi UI Dharmayati Utoyo Lubis. [1]
  5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38 ribu per hari. [2]
  6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal dari kalangan keluarga miskin. [3]
  7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok dan untuk orang kaya hanya sembilan persen. [3]
  8. Mengutip dana Survei Ekonomi dan Kesehatan Nasional (Susenas), konsumsi rumah tangga miskin untuk tembakau di Indonesia menduduki ranking kedua (12,43 persen) setelah konsumsi beras (19.30 persen). “Ini aneh tatkala masyarakat kian prihatin karena harga bahan pokok naik, justru konsumen rokok kian banyak,” [3]
  9. Orang miskin di Indonesia mengalokasikan uangnya untuk rokok pada urutan kedua setelah membeli beras. Mengeluarkan uangnya untuk rokok enam kali lebih penting dari pendidikan dan kesehatan. [3]
  10. Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, R. Budi Hartono, termasuk dalam 10 orang terkaya se-Asia Tenggara versi Majalah Forbes. Ia menempati posisi kesepuluh dengan total harta US$ 2,3 miliar, dalam daftar yang dikeluarkan Kamis (8/9/2005). [4]
  11. Sekitar 50% penderita kanker paru tidak mengetahui bahwa asap rokok merupakan penyebab penyakitnya. [5]
  12. Dari 12% anak-anak SD yang sudah diteliti pernah merasakan merokok dengan coba-coba. Kurang lebih setengahnya meneruskan kebiasaan merokok ini. [5]
  13. Besaran cukai rokok di Indonesia dinilai masih terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37 persen dari harga rokok. Bandingkan dengan India (72 persen), Thailand (63 persen), Jepang (61 persen). [6]
  14. Sebanyak 1.172 orang di Indonesia meninggal setiap hari karena tembakau. [7]
  15. 100 persen pecandu narkoba merupakan perokok. [8]

16. Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13 ayat 1: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. — Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6 bulan kurungan. Kenyataannya, Perda ini seperti dianggap tidak ada oleh perokok, dan pemerintah pun tidak tegas dalam menjalankannya.

Hmm, seandainya pemerintah dapat tegas menjalankan Perda di atas, mungkin hutang pemerintah akan langsung lunas dibayar para perokok…:mrgreen: Selain itu tentunya akan mengurangi pencemaran udara, membuat masyarakat lebih sehat, mengurangi angka kemiskinan, dan mengurangi angka kriminalitas.

Di antara 16 fakta di atas, fakta mana yang paling mengejutkan untuk Anda? Kalau untuk saya, fakta nomor 5 yang paling mengejutkan. Saya jadi ingat kata-kata: tidak ada perokok yang terlalu miskin untuk membeli rokok. Tampaknya kata-kata itu ada benarnya. Mereka lebih memilih rokok dibandingkan kebutuhan pokok mereka lainnya

source : http://zonabiru.blogspot.com/2008/07/fakta-mengejutkan-tentang-rokok-dan.html


Responses

  1. Memang benar apa yang disampaikan artikel di atas. Rakyat Indonesia yang hobi merokok merupakan pribadi yang tidak tahu diri. Sudah tahu miskin, eh mau merokok! Seharusnya ada perda yang melarang anak usia remaja untuk tidak merokok demi meminimalisir jumlah perokok karena biasanya orang menjadi perokok bermula dari coba-coba sewaktu kecil.

  2. Suatu hari nabi bepergian bersama para sahabatnya lalu melihat pohon tembakau.Nabi lalu berkata pada para sahabatnya,”Jangan engkau dekati pohon itu…”
    Jelaskan betapa Nabi saja sudah melarang untuk mendekati apalagi sampai nyoba.Dari keterangan ini dapat disimpulkan bahwa ROKOK itu hukumnya HARAM!!Karena apa?Pertama merusak tubuh si perokoknya,kedua merusak tubuh orang lain yang berada di sekitarnya(berdosa),ketiga merusak lingkungan(bumi),keempat uang yang digunakan mubadzir,seharusnya buat beli kebutuhan pokok untuk makan anak-istri,ini malah buat beli rokok,itu sama juga kita membakar uang dengan percuma.Renungkanlah wahai saudaraku…

    • Suatu hari nabi bepergian bersama para sahabatnya lalu melihat pohon tembakau.Nabi lalu berkata pada para sahabatnya,”Jangan engkau dekati pohon itu…”
      saudara salman, klo posting hadist sertai juga dunk riwayat siapa.

  3. tulisan yg sangat bermanfaat… boleh pinjam gambarnya ya Om🙂 makasih banyak

  4. silahkan… ^_^

  5. Suatu hari nabi bepergian bersama para sahabatnya lalu melihat pohon tembakau.Nabi lalu berkata pada para sahabatnya,”Jangan engkau dekati pohon itu…”

    saudara salman bisa dikasih tau itu riwayat hadist dari siapa?terima kasih.

  6. apakah rokok itu haram hukumnya?

  7. makasih informasinya. semoga ini bisa menjadi upaya dalam menyukseskan program pemerintah.

  8. memang benar merokok itu sangat tidak baik untuk kesehatan, tapi untuk membuat orang lain berhenti merokok diperlukan cara-cara yang lebih bijaksana, dijelaskan secara ilmiah dan menggunakan ilmu pengetahuankesehatan/kedokteran juga didasarkan pada agama Islam, sehingga informasi yang diterima oleh seorang perokok agar dapat berhenti merokok tidak setengah-setengah dan bukan hanya sekedar untuk menakut-nakuti, karena dapat diterima dengan akal

  9. merokok sangad berbahaya bagi perokok,,,,,,,nah itu gimana menjegah supaya kebiasaan buruk itu dapat ditinggalkan,,,,,,,,,

  10. saya sangat antusias dengan artikel ini semoga artikel bisa diakses oleh banyak perokok agar segera mengurangi syukur bisa berhenti, dan saya secara pribadi akan menyebarkan artikel ini kepada banyak perokok.

  11. Syukron Jiddan ya Akhi.. mari sama-sama kita bersihkan bumi Allah ini dari hal yang Mudharat🙂

  12. memang rakyat indonesia adalah rakyat yang sudah sangat tolol maksudnya perokok pdahal sudah tahu sendiri bahawa bahaya dari rokok itu sangat ………………………………………angker..!

  13. syukran………!atas partisipasinya dalam memberikan peluang bagi gue untuk memberikan komentar tentang bahaya rokok.menurut saya;rokok itu sangat berbahaya bagi generasi muda di Indonesia.Olehnya itu mari kita menjahui ROKOK……BAHAYA CES………!

    ;

  14. Emang yang namanya rokok tu nyebelin kagak ada matinya. Apalagi kalo sang perokok ngerokok di depan qt… adeuh.. nggggeeeeeeeelllllluuuuuu…….
    *_*

    THANK’S….^_^

  15. Harusnya ada Perda yg melarang orang miskin merokok..
    Hehe

  16. kasian deh yang tidak bisa menikmati rokok, hehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: