<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Halaqoh Dakwah</title>
	<atom:link href="http://halaqohdakwah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com</link>
	<description>Lingkaran yang Mengajak kepada Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 02:20:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='halaqohdakwah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/3187eb3bab829da240a42f4f5a7f031f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Halaqoh Dakwah</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://halaqohdakwah.wordpress.com/osd.xml" title="Halaqoh Dakwah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pekikan ‘Indonesia Bersama Palestina’ Bergemuruh di Acara Penyambutan Tahanan Palestina di Gaza</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/20/pekikan-%e2%80%98indonesia-bersama-palestina%e2%80%99-bergemuruh-di-acara-penyambutan-tahanan-palestina-di-gaza/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/20/pekikan-%e2%80%98indonesia-bersama-palestina%e2%80%99-bergemuruh-di-acara-penyambutan-tahanan-palestina-di-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 20:48:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=678</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 18 Oktober 2011, merupakan hari bersejarah bagi perjuangan rakyat Palestina. Sebanyak 477 tahanan Palestina akhirnya bisa bernafas lega setelah bertahun-tahun berada dalam penjara zionis Israel. Pertukaran 1.027 tahanan Palestina dengan seorang tentara Israel berpangkat sersan, Gilad Shalit, telah mencapai tahap pertamanya. Sedangkan tahap kedua akan berlangsung dua bulan mendatang dengan sisa 550 tahanan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=678&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/10/gazaindonesia.jpg"><img src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/10/gazaindonesia.jpg?w=500" alt="" title="gazaindonesia"   class="alignright size-full wp-image-680" /></a></p>
<p>Selasa, 18 Oktober 2011, merupakan hari bersejarah bagi perjuangan rakyat Palestina. Sebanyak 477 tahanan Palestina akhirnya bisa bernafas lega setelah bertahun-tahun berada dalam penjara zionis Israel. Pertukaran 1.027 tahanan Palestina dengan seorang tentara Israel berpangkat sersan, Gilad Shalit, telah mencapai  tahap pertamanya. Sedangkan tahap kedua akan berlangsung dua bulan mendatang dengan sisa 550 tahanan yang akan dibebaskan kemudian.</p>
<p>Bertempat di lapangan hijau Katibah Gaza City, digelar acara penjemputan bagi para tahanan rakyat Palestina yang dibebaskan pada tahap pertama. Keharuan dan banjir air mata tak dapat dihindarkan ketika rakyat Palestina di Gaza menyambut kembalinya sanak keluarga mereka yang sudah sekian lama mendekam di penjara-penjara zionis Israel.</p>
<p>Enam relawan Indonesia turut menjadi saksi peristiwa bersejarah ini. Bahkan relawan MER-C diberi kesempatan untuk memberikan sambutannya sebagai wakil dari Indonesia. Pekikan “Indonesia bersama Palestina” pun bergemuruh di lapangan Katibah, Gaza City.</p>
<p><span id="more-678"></span></p>
<p>Sejak pukul 09.00 pagi waktu Gaza, puluhan ribu masyarakat Gaza telah memadati setiap sudut lapangan hijau “Katibah” dan area sekitarnya. Ribuan pasukan keamanan pun terlihat bersiaga penuh di sudut jalan-jalan utama pusat kota Gaza dengan berseragam lengkap. Pasukan berkuda, pasukan bermotor, dan truk-truk pengangkut terlihat sibuk lalu lalang mempersiapkan pengamanan.</p>
<p>Berbeda dengan pasukan keamanan di negara-negara lainnya, pasukan keamanan di Jalur Gaza mayoritas menggunakan penutup wajah. Menurut salah seorang anggota mereka, aksesoris penutup wajah ini selain sebagai langkah “ribat” (kehati-hatian), juga untuk menghindari penyakit “riya” (ingin dipuji) saat mereka bertugas.</p>
<p><strong>Terlambat tujuh jam</strong></p>
<p>Para mantan tahanan semula dijadwalkan akan tiba di tempat acara pukul 09.00 waktu Gaza.  Jadwal ini ternyata mengalami keterlambatan karena adanya beberapa hambatan dan akhirnya baru tiba sekitar pukul 16.50. Para tahanan ini dikabarkan keluar dari penjara Israel melalui pintu perbatasan antara Israel dan Mesir. Kemudian konvoi masuk ke kota Gaza melalui pintu perbatasan Rafah, perbatasan antara Palestina dan Mesir. </p>
<p>Tahanan yang dibebaskan telah menjalani masa penahanan yang berbeda-beda. Ada yang sudah ditahan selama 5 tahun, 15 tahun, 25 tahun, bahkan ada yang sudah 35 tahun mendekam di penjara Israel.</p>
<p>Kedatangan mereka diawali dengan konvoi Perdana Menteri Ismail Haniya bersama beberapa menteri lainnya yang tiba pukul 15.50 waktu setempat. Namun tampaknya panitia penyelenggara sudah mengantisipasi keterlambatan ini.</p>
<p>Selama menunggu kedatangan Perdana Mentri dan para tahanan ini, para pengunjung dihibur dengan berbagai pertunjukan. Mulai dari konser para munsyid (penyanyi nasyid) yang membawakan lagu-lagu pembangkit semangat, puisi-puisi mengunggah yang dibawakan oleh bocah-bocah cilik Gaza, dan seni tari tradisional “dabka” yang juga dibawakan oleh anak-anak. </p>
<p>Mengingat acara ini adalah perayaan tercapainya “kesepakatan terbesar”  dalam sejarah perjuangan rakyat Gaza, maka tidak tanggung-tanggung grup nasyid asal Yordania yang sedang naik daun di wilayah Arab pun hadir untuk mengibur masyarakat Gaza.</p>
<p><strong>Relawan Indonesia beri sambutan</strong> </p>
<p>Enam Relawan MER-C yang tengah bertugas mengawal proses pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza turut hadir dan menjadi saksi pertukaran tahanan terbesar sepanjang sejarah. “Kami merasa bersyukur bisa berada di tengah-tengah  mereka ketika mereka berbahagia,” ungkap Abdillah Onim, salah seorang relawan MER-c Indonesia yang juga Ketua MER-C Cabang Gaza, Palestina, dalam rilis Mer-C yang diterima Republika.co.id, Kamis (20/10).</p>
<p>Yang sangat mengharukan sekaligus membanggakan, ujar Abdillah, relawan Indonesia mendapat kehormatan untuk naik ke atas panggung dan memberikan sambutan di hadapan ratusan ribu rakyat Palestina yang memenuhi lapangan Katibah.</p>
<p>“Allaahu Akbar….Allaahu Akbar….Allaahu Akbar…” Gemuruh suara takbir puluhan ribu masyarakat Gaza bergema di lapangan Katibah. Namun kali ini bukan pimpinan Hamas ataupun Fatah yang mengomandoi pekikan takbir tersebut. Bukan pula sang Perdana Menteri Ismail Haniya. Melainkan Abdurahman bin Kartono, salah seorang relawan MER-C Indonesia asal Wonogiri Jawa Tengah, yang memberikan sambutan mewakili Indonesia di acara akbar ini.</p>
<p>Abdurrahman naik ke atas panggung didampingi oleh Ir. Edy Wahyudi dan Darusman yang masing-masing membawa bendera Indonesia dan Palestina. Kedua bendera ini dikibarkan selama wakil dari Indonesia memberikan sambutannya. Gema takbir seakan memecah lapangan Hijau Katibah di Gaza City ketika nama Indonesia disebutkan. Pekikan “Indonesia bersama Palestina, menyambut para tahanan” pun bergemuruh di lapangan Katibah.</p>
<p>“Kami mewakili rakyat Indonesia yang berkesempatan hadir di acara ini mengucapkan selamat datang kepada para tahanan yang bebas dan salam dari rakyat Indonesia. Ingatlah wahai rakyat Palestina bahwa kami atas nama 200 juta Muslim Indonesia akan terus berjuang bersama kalian untuk kebebasan Palestina. Kami sampaikan salam dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza,” teriak Abdurrahman penuh semangat.</p>
<p>Pada sore itu, partisipan yang memadati lapangan Katibah membludak mencapai 200 ribu lebih, dari sekitar puluhan ribu pada siang hari. Tetesan air mata kebebasan mereka diiringi oleh tetesan air mata 200 ribu lebih masyarakat Gaza yang membanjiri lapangan Katibah.</p>
<p>Takbir terdengar mengelegar bersahut-sahutan menggetarkan bangunan-bangunan di sekitarnya. Tampak juga ratusan penghuni rusun sekitar area ikut bersorak memadati atap-atap rumah dan balkon-balkon mereka.</p>
<p>Seolah lupa akan berbagai penderitaan yang bertahun-tahun membebani punggung-punggung mereka, sore hari itu seluruh masyarakat Gaza menghirup angin kebebasan yang baru bisa dihirup oleh ratusan saudara mereka hari itu. Seluruh hadirin tenggelam dalam suka cita. Semua berbahagia.</p>
<p><strong>Sambutan PM Haniya </strong></p>
<p>Panitia kemudian membacakan satu persatu nama dan profil para mantan tahanan. Acara dilanjutkan dengan berbagai sambutan dari anggota Parlemen. Acara hari itu mencapai puncaknya ketika Perdana Menteri Ismail Haniya menaiki panggung acara yang diikuti oleh 292 mantan tahanan laki-laki dan satu mantan tahanan perempuan. Serentak para hadirin pun berdiri dari tempat duduknya dan menggemakan takbir yang kali ini dipimpin langsung oleh sang Perdana Menteri.</p>
<p>Dalam pidatonya, Ismail Haniya menyampaikan bahwa pencapaian kesepakatan ini merupakan titik perubahan strategi konflik Palestina. Ini juga salah satu buah dari kesabaran, perlawanan dan perjuangan selama ini. Sebelum menutup pidatonya, Ismail Haniya mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-sebesarnya terhadap bebagai pihak yang berhasil merealisasikan kesepakatan pertukaran tahanan ini, terutama kepada Pemerintah baru Mesir.</p>
<p>Selama acara berlangsung, pesawat jet F-16 terlihat terbang rendah mengililigi kota Gaza. Namun hal ini tidak mengurangi antusiasme warga Gaza untuk mengikuti acara penyambutan tahanan yang dikoordinir oleh Pemerintahan Hamas. Kubu Fatah tak ketinggalan juga tampak hadir.</p>
<p>Sumber :http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/10/20/ltd56j-pekikan-indonesia-bersama-palestina-bergemuruh-di-acara-penyambutan-tahanan-palestina-di-gaza</p>
<p>Redaktur: Johar Arif</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/gaza/'>Gaza</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/indonesia/'>Indonesia</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/israel/'>Israel</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/palestina/'>Palestina</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/678/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/678/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=678&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/20/pekikan-%e2%80%98indonesia-bersama-palestina%e2%80%99-bergemuruh-di-acara-penyambutan-tahanan-palestina-di-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/10/gazaindonesia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gazaindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pantaskah Kita Berharap Jannah?</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/pantaskah-kita-berharap-jannah/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/pantaskah-kita-berharap-jannah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 19:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Jannah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Sholat dhuha cuma dua rakaat, qiyamullail (tahajjud) juga hanya dua rakaat, itu pun sambil terkantuk-kantuk. Sholat lima waktu? Sudahlah jarang di masjid, milih ayatnya yang pendek-pendek saja agar lekas selesai. Tanpa doa, dan segala macam puji untuk Allah, terlipatlah sajadah yang belum lama tergelar itu. Lupa pula dengan sholat rawatib sebelum maupun sesudah shalat wajib. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=669&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-670" title="merenung" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/10/merenung.jpg?w=500" alt=""   />Sholat dhuha cuma dua rakaat, qiyamullail (tahajjud) juga hanya dua rakaat, itu pun sambil terkantuk-kantuk. Sholat lima waktu? Sudahlah jarang di masjid, milih ayatnya yang pendek-pendek saja agar lekas selesai. Tanpa doa, dan segala macam puji untuk Allah, terlipatlah sajadah yang belum lama tergelar itu. Lupa pula dengan sholat rawatib sebelum maupun sesudah shalat wajib. Satu lagi, semua di atas itu belum termasuk catatan: &#8220;Kalau tidak terlambat&#8221; atau &#8220;Asal nggak bangun kesiangan&#8221;. Dengan sholat model begini, apa pantas mengaku ahli ibadah ?</p>
<p>Padahal Rasulullah SAW dan para sahabat senantiasa mengisi malam-malamnya dengan derai tangis memohon ampunan kepada Allah. Tak jarang kaki-kaki mereka bengkak oleh karena terlalu lama berdiri dalam khusyuknya. Kalimat-kalimat pujian dan pinta tersusun indah seraya berharap Allah Yang Maha Mendengar mau mendengarkan keluh mereka. Ketika adzan berkumandang, segera para sahabat meninggalkan semua aktivitas menuju sumber panggilan, kemudian waktu demi waktu mereka habiskan untuk bersimpuh di atas sajadah-sajadah penuh tetesan air mata.</p>
<p><span id="more-669"></span>Baca Qur&#8217;an sesempatnya, itu pun tanpa memahami arti dan maknanya, apalagi meresapi hikmah yang terkandung di dalamnya. Ayat-ayat yang mengalir dari lidah ini tak sedikit pun membuat dada ini bergetar, padahal tanda-tanda orang beriman itu adalah ketika dibacakan ayat-ayat Allah maka tergetarlah hatinya. Hanya satu dua lembar ayat yang sempat dibaca sehari, itu pun tidak rutin. Kadang lupa, kadang sibuk, kadang malas. Yang begini ngaku beriman ?</p>
<p>Tidak sedikit dari sahabat Rasulullah yang menahan nafas mereka untuk meredam getar yang menderu saat membaca ayat-ayat Allah. Sesekali mereka terhenti, tak melanjutkan bacaannya ketika mencoba menggali makna terdalam dari sebaris kalimat Allah yang baru saja dibacanya. Tak jarang mereka hiasi mushaf di tangan mereka dengan tetes air mata. Setiap tetes yang akan menjadi saksi di hadapan Allah bahwa mereka jatuh karena lidah-lidah indah yang melafazkan ayat-ayat Allah dengan pemahaman dan pengamalan tertinggi.</p>
<p>Bersedekah jarang, begitu juga infak. Kalau pun ada, dipilih mata uang terkecil yang ada di dompet. Syukur-syukur kalau ada receh. Berbuat baik terhadap sesama juga jarang, paling-paling kalau sedang ada kegiatan bakti sosial, yah hitung-hitung ikut meramaikan. Sudah lah jarang beramal, amal yang paling mudah pun masih pelit, senyum. Apa sih susahnya senyum? Kalau sudah seperti ini, apa pantas berharap Kebaikan dan Kasih Allah ?</p>
<p>Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dirindui, senyum indahnya, tutur lembutnya, belai kasih dan perhatiannya, juga pembelaannya bukan semata milik Khadijah, Aisyah, dan istri-istri beliau yang lain. Juga bukan semata teruntuk Fatimah dan anak-anak Rasulullah lainnya. Ia senantiasa penuh kasih dan tulus terhadap semua yang dijumpainya, bahkan kepada musuhnya sekali pun. Ia juga mengajarkan para sahabat untuk berlomba beramal shaleh, berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya.</p>
<p>Setiap hari ribut dengan tetangga. Kalau bukan sebelah kanan, ya tetangga sebelah kiri. Seringkali masalahnya cuma soal sepele dan remeh temeh, tapi permusuhan bisa berlangsung berhari-hari, kalau perlu ditambah sumpah tujuh turunan. Waktu demi waktu dihabiskan untuk menggunjingkan aib dan kejelekan saudara sendiri. Detik demi detik dada ini terus jengkel setiap kali melihat keberhasilan orang dan berharap orang lain celaka atau mendapatkan bencana. Sudah sedemikian pekatkah hati yang tertanam dalam dada ini? Adakah pantas hati yang seperti ini bertemu dengan Allah dan Rasulullah kelak ?</p>
<p>Wajah indah Allah dijanjikan akan diperlihatkan hanya kepada orang-orang beriman yang masuk ke dalam surga Allah kelak. Tentu saja mereka yang berkesempatan hanyalah para pemilik wajah indah pula. Tak inginkah kita menjadi bagian kelompok yang dicintai Allah itu ? Lalu kenapa masih terus bermuka masam terhadap saudara sendiri ?</p>
<p>Dengan adik tidak akur, kepada kakak tidak hormat. Terhadap orang tua kurang ajar, sering membantah, sering membuat kesal hati mereka, apalah lagi mendoakan mereka, mungkin tidak pernah. Padahal mereka tak butuh apa pun selain sikap ramah penuh kasih dari anak-anak yang telah mereka besarkan dengan segenap cinta. Cinta yang berhias peluh, air mata, juga darah. Orang-orang seperti kita ini, apa pantas berharap surga Allah ?</p>
<p>Dari ridha orang tua lah, ridha Allah diraih. Kaki mulia ibu lah yang disebut-sebut tempat kita merengkuh surga. Bukankah Rasulullah yang sejak kecil tak beribu memerintahkan untuk berbakti kepada ibu, bahkan tiga kali beliau menyebut nama ibu sebelum kemudian nama Ayah? Bukankah seharusnya kita lebih bersyukur saat masih bisa mendapati tangan lembut untuk dikecup, kaki mulia tempat bersimpuh, dan wajah teduh yang teramat hangat dan menyejukkan? Karena begitu banyak orang-orang yang tak lagi mendapatkan kesempatan itu. Ataukah harus menunggu Allah memanggil orang-orang terkasih itu hingga kita baru merasa benar-benar membutuhkan kehadiran mereka? Jangan tunggu penyesalan.<br />
<strong>Astaghfirullaah &#8230; </strong><strong>Astaghfirullaah&#8230; Allohummaghfir&#8230;</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/jannah/'>Jannah</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/muhasabah/'>Muhasabah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/669/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/669/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=669&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/pantaskah-kita-berharap-jannah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/10/merenung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">merenung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Umar bin Khattab, Biografi Singkat Khalifah Ke-2</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/umar-bin-khattab-biografi-singkat-khalifah-ke-2/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/umar-bin-khattab-biografi-singkat-khalifah-ke-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 18:18:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Khalifah]]></category>
		<category><![CDATA[Khulafaur Rasyidin]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Nabi]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khattab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pemuda yang gagah perkasa berjalan dengan langkah yang mantap mencari Nabi hendak membunuhnya. Ia sangat membenci Nabi, dan agama baru yang dibawanya. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seseorang yang bernama Naim bin Abdullah yang menanyakan tujuan perjalanannya tersebut. Kemudian diceritakannya niatnya itu. Dengan mengejek, Naim mengatakan agar ia lebih baik memperbaiki urusan rumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=654&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2008/07/kilafah.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-69" title="kilafah" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2008/07/kilafah.jpg?w=500" alt=""   /></a>Seorang pemuda yang gagah perkasa berjalan dengan langkah yang mantap mencari Nabi hendak membunuhnya. Ia sangat membenci Nabi, dan agama baru yang dibawanya. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seseorang yang bernama Naim bin Abdullah yang menanyakan tujuan perjalanannya tersebut. Kemudian diceritakannya niatnya itu.</p>
<p>Dengan mengejek, Naim mengatakan agar ia lebih baik memperbaiki urusan rumah tangganya sendiri terlebih dahulu. Seketika itu juga pemuda itu kembali ke rumah dan mendapatkan ipar lelakinya sedang asyik membaca kitab suci Al-Qur&#8217;an (Surah Thoha). Langsung sang ipar dipukul dengan ganas, pukulan yang tidak membuat ipar maupun adiknya meninggalkan agama Islam. Pendirian adik perempuannya yang teguh itu akhirnya justru menentramkan hatinya dan malahan ia memintanya membaca kembali baris-baris Al-Qur&#8217;an. Permintaan tersebut dipenuhi dengan senang hati.</p>
<p>Kandungan arti dan alunan ayat-ayat Kitabullah ternyata membuat si pemuda itu begitu terpesonanya, sehingga ia bergegas ke rumah Nabi dan langsung memeluk agama Islam. Begitulah pemuda yang bernama Umar bin Khattab (581 &#8211; November 644), yang sebelum masuk Islam dikenal sebagai musuh Islam yang berbahaya. Dengan rahmat dan hidayah Allah, Islam telah bertambah kekuatannya dengan masuknya seorang pemuda yang gagah perkasa. Ketiga bersaudara itu begitu gembiranya, sehingga mereka secara spontan mengumandangkan &#8220;Allahu Akbar&#8221; (Allah Maha Besar). Gaungnya bergema di pegunungan di sekitarnya.</p>
<p><span id="more-654"></span>Nama lengkapnya Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza, dilahirkan di Mekkah, dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy. Ayahnya bernama Khaththab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim. Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Muhammad yaitu <em>Al-Faruq</em> yang berarti orang yang bisa memisahkan antara yang haq dan bathil.</p>
<p>Keluarga Umar tergolong dalam keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga dikenal, karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.</p>
<p>Sebelum memeluk Islam, sebagaimana tradisi kaum jahiliyah mekkah saat itu, Umar mengubur putrinya hidup-hidup. Sebagaimana yang ia katakan sendiri, &#8220;Aku menangis ketika menggali kubur untuk putriku. Dia maju dan kemudian menyisir janggutku&#8221;.</p>
<p>Mabuk-mabukan juga merupakan hal yang umum dikalangan kaum Quraish. Beberapa catatan mengatakan bahwa pada masa pra-Islam, Umar suka meminum anggur. Setelah menjadi muslim, ia tidak menyentuh alkohol sama sekali, meskipun belum diturunkan larangan meminum khamar (yang memabukkan) secara tegas.</p>
<p>Umar masuk agama Islam pada usia 27 tahun. Beliau dilahirkan di Makkah, 40 tahun sebelum hijrah. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Nabi pada generasi ke delapan. Moyangnya memegang jabatan duta besar dan leluhurnya adalah pedagang. Ia salah satu dari 17 orang Makkah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad SAW.</p>
<p>Dengan masuknya Umar ke dalam agama Islam, kekuatan kaum Muslimin makin bertambah tangguh. Ia kemudian menjadi penasehat utama Abu Bakar selama masa pemerintahan dua setengah tahun. Ketika Abu Bakar mangkat, ia dipilih menjadi khalifah Islam yang kedua, jabatan yang diembannya dengan sangat hebat selama sepuluh setengah tahun. Ia meninggal pada tahun 644 M, dibunuh selagi menjadi imam sembahyang di masjid Nabi. Pembunuhnya bernama Feroz alias Abu Lu&#8217;lu, seorang Majusi yang tidak puas.</p>
<p>Ajaran-ajaran Nabi telah mengubah suku-suku bangsa Arab yang suka berperang menjadi bangsa yang bersatu, dan merupakan suatu revolusi terbesar dalam sejarah manusia. Dalam masa tidak sampai 30 tahun, orang-orang Arab yang suka berkelana telah menjadi tuan sebuah kerajaan terbesar di waktu itu. Prajurit-prajuritnya melanda tiga benua terkenal di dunia, dan dua kerajaan besar Caesar (Romawi) dan Chesroes (Parsi) bertekuk lutut di hadapan pasukan Islam yang perkasa. Nabi telah meninggalkan sekelompok orang yang tidak mementingkan diri, yang telah mengabdikan dirinya kepada satu tujuan, yakni berbakti kepada agama yang baru itu. Salah seorang di antaranya adalah Umar al-Faruq, seorang tokoh besar, di masa perang maupun di waktu damai. Tidak banyak tokoh dalam sejarah manusia yang telah menunjukkan kepintaran dan kebaikan hati yang melebihi Umar, baik sebagai pemimpin tentara di medan perang, maupun dalam mengemban tugas-tugas terhadap rakyat serta dalam hak ketaatan kepada keadilan. Kehebatannya terlihat juga dalam mengkonsolidasikan negeri-negeri yang telah di taklukkan.</p>
<p>Islam sempat dituduh menyebarluaskan dirinya melalui ujung pedang. Tapi riset sejarah modern yang dilakukan kemudian membuktikan bahwa perang yang dilakukan orang Muslim selama kekhalifahan Khulafaurrosyidin adalah untuk mempertahankan diri.</p>
<p>Sejarawan Inggris, Sir William Muir, melalui bukunya yang termasyur, Rise, Decline and Fall of the Caliphate, mencatat bahwa setelah penaklukan Mesopotamia, seorang jenderal Arab bernama Zaid memohon izin Khalifah Umar untuk mengejar tentara Parsi yang melarikan diri ke Khurasan. Keinginan jenderalnya itu ditolak Umar dengan berkata, &#8220;Saya ingin agar antara Mesopotamia dan negara-negara di sekitar pegunungan-pegunungan menjadi semacam batas penyekat, sehingga orang-orang Parsi tidak akan mungkin menyerang kita. Demikian pula kita, kita tidak bisa menyerang mereka. Dataran Irak sudah memenuhi keinginan kita. Saya lebih menyukai keselamatan bangsaku dari pada ribuan barang rampasan dan melebarkan wilayah penaklukkan. Muir mengomentarinya demikian: &#8220;Pemikiran melakukan misi yang meliputi seluruh dunia masih merupakan suatu embrio, kewajiban untuk memaksakan agama Islam melalui peperangan belum lagi timbul dalam pikiran orang Muslimin.&#8221;</p>
<p>Umar adalah ahli strategi militer yang besar. Ia mengeluarkan perintah operasi militer secara mendetail. Pernah ketika mengadakan operasi militer untuk menghadapi kejahatan orang-orang Parsi, beliau yang merancang komposisi pasukan Muslim, dan mengeluarkan perintah dengan detailnya. Saat beliau menerima kabar hasil pertempurannya beliau ingin segera menyampaikan berita gembira atas kemenangan tentara kaum Muslimin kepada penduduk, lalu Khalifah Umar berpidato di hadapan penduduk Madinah: &#8220;Saudara-saudaraku! Aku bukanlah rajamu yang ingin menjadikan Anda budak. Aku adalah hamba Allah dan pengabdi hamba-Nya. Kepadaku telah dipercayakan tanggung jawab yang berat untuk menjalankan pemerintahan khilafah. Adalah tugasku membuat Anda senang dalam segala hal, dan akan menjadi hari nahas bagiku jika timbul keinginan barang sekalipun agar Anda melayaniku. Aku berhasrat mendidik Anda bukan melalui perintah-perintah, tetapi melalui perbuatan.&#8221;</p>
<p>Pada tahun 634 M, pernah terjadi pertempuran dahsyat antara pasukan Islam dan Romawi di dataran Yarmuk. Pihak Romawi mengerahkan 300.000 tentaranya, sedangkan tentara Muslimin hanya 46.000 orang. Walaupun tidak terlatih dan berperlengkapan buruk, pasukan Muslimin yang bertempur dengan gagah berani akhirnya berhasil mengalahkan tentara Romawi. Sekitar 100.000 orang serdadu Romawi tewas sedangkan di pihak Muslimin tidak lebih dari 3000 orang yang tewas dalam pertempuran itu. Ketika Caesar diberitakan dengan kekalahan di pihaknya, dengan sedih ia berteriak: &#8220;Selamat tinggal Syria,&#8221; dan dia mundur ke Konstantinopel.</p>
<p>Beberapa prajurit yang melarikan diri dari medan pertempuran Yarmuk, mencari perlindungan di antara dinding-dinding benteng kota Yerusalem. Kota dijaga oleh garnisun tentara yang kuat dan mereka mampu bertahan cukup lama. Akhirnya uskup agung Yerusalem mengajak berdamai, tapi menolak menyerah kecuali langsung kepada Khalifah sendiri. Umar mengabulkan permohonan itu, menempuh perjalanan di Jabia tanpa pengawalan dan arak-arakan kebesaran, kecuali ditemani seorang pembantunya. Ketika Umar tiba di hadapan uskup agung dan para pembantunya, Khalifah menuntun untanya yang ditunggangi pembantunya. Para pendeta Kristen lalu sangat kagum dengan sikap rendah hati Khalifah Islam dan penghargaannya pada persamaan martabat antara sesama manusia. Uskup agung dalam kesempatan itu menyerahkan kunci kota suci kepada Khalifah dan kemudian mereka bersama-sama memasuki kota.</p>
<p>Ketika ditawari bersembahyang di gereja Kebaktian, Umar menolaknya dengan mengatakan: &#8220;Kalau saya berbuat demikian, kaum Muslimin di masa depan akan melanggar perjanjian ini dengan alasan mengikuti contoh saya.&#8221; Syarat-syarat perdamaian yang adil ditawarkan kepada orang Kristen. Sedangkan kepada orang-orang Yahudi, yang membantu orang Muslimin, hak milik mereka dikembalikan tanpa harus membayar pajak apa pun.</p>
<p>Penaklukan Syria sudah selesai. Seorang sejarawan terkenal mengatakan: &#8220;Syria telah tunduk pada tongkat kekuasaan Khalifah, 700 tahun setelah Pompey menurunkan tahta raja terakhir Macedonia. Setelah kekalahannya yang terakhir, orang Romawi mengaku takluk, walaupun mereka masih terus menyerang daerah-daerah Muslimin. Orang Romawi membangun sebuah rintangan yang tidak bisa dilalui, antara daerahnya dan daerah orang Muslim. Mereka juga mengubah sisa tanah luas miliknya di perbatasan Asia menjadi sebuah padang pasir. Semua kota di jalur itu dihancurkan, benteng-benteng dibongkar, dan penduduk dipaksa pindah ke wilayah yang lebih utara. Demikianlah keadaannya apa yang dianggap sebagai perbuatan orang Arab Muslim yang biadab sesungguhnya hasil kebiadaban Byzantium.&#8221; Namun kebijaksanaan bumi hangus yang sembrono itu ternyata tidak dapat menghalangi gelombang maju pasukan Muslimin. Dipimpin Ayaz yang menjadi panglima, tentara Muslim melewati Tarsus, dan maju sampai ke pantai Laut Hitam.</p>
<p>Menurut sejarawan terkenal, Baladhuri, tentara Islam seharusnya telah mencapai Dataran Debal di Sind. Tapi, kata Thabari, Khalifah menghalangi tentaranya maju lebih ke timur dari Mekran.</p>
<p>Suatu penelitian pernah dilakukan untuk menunjukkan faktor-faktor yang menentukan kemenangan besar operasai militer Muslimin yang diraih dalam waktu yang begitu singkat. Kita ketahui, selama pemerintahan khalifah yang kedua, orang Islam memerintah daerah yang sangat luas. Termasuk di dalamnya Syria, Mesir, Irak, Parsi, Khuzistan, Armenia, Azerbaijan, Kirman, Khurasan, Mekran, dan sebagian Baluchistan. Pernah sekelompok orang Arab yang bersenjata tidak lengkap dan tidak terlatih berhasil menggulingkan dua kerajaan yang paling kuat di dunia. Apa yang memotivasikan mereka? Ternyata, ajaran Nabi SAW. telah menanamkan semangat baru kepada pengikut agama baru itu. Mereka merasa berjuang hanya demi Allah semata. Kebijaksanaan khalifah Islam kedua dalam memilih para jenderalnya dan syarat-syarat yang lunak yang ditawarkan kepada bangsa-bangsa yang ditaklukan telah membantu terciptanya serangkaian kemenangan bagi kaum Muslimin yang dicapai dalam waktu sangat singkat.</p>
<p>Bila diteliti kitab sejarah Thabari, dapat diketahui bahwa Umar al-Faruq, kendati berada ribuan mil dari medan perang, berhasil menuntun pasukannya dan mengawasi gerakan pasukan musuh. Suatu kelebihan anugerah Allah yang luar biasa. Dalam menaklukan musuhnya, khalifah banyak menekankan pada segi moral, dengan menawarkan syarat-syarat yang lunak, dan memberikan mereka segala macam hak yang bahkan dalam abad modern ini tidak pernah ditawarkan kepada suatu bangsa yang kalah perang. Hal ini sangat membantu memenangkan simpati rakyat, dan itu pada akhirnya membuka jalan bagi konsolidasi administrasi secara efisien. Ia melarang keras tentaranya membunuh orang yang lemah dan menodai kuil serta tempat ibadah lainnya. Sekali suatu perjanjian ditandatangani, ia harus ditaati, yang tersurat maupun yang tersirat.</p>
<p>Berbeda dengan tindakan penindasan dan kebuasan yang dilakukan Alexander, Caesar, Atilla, Ghengiz Khan, dan Hulagu. Penaklukan model Umar bersifat badani dan rohani.</p>
<p>Ketika Alexander menaklukan Sur, sebuah kota di Syria, dia memerintahkan para jenderalnya melakukan pembunuhan massal, dan menggantung seribu warga negara terhormat pada dinding kota. Demikian pula ketika dia menaklukan Astakher, sebuah kota di Parsi, dia memerintahkan memenggal kepala semua laki-laki. Raja lalim seperti Ghengiz Khan, Atilla dan Hulagu bahkan lebih ganas lagi. Tetapi imperium mereka yang luas itu hancur berkeping-keping begitu sang raja meninggal. Sedangkan penaklukan oleh khalifah Islam kedua berbeda sifatnya. Kebijaksanaannya yang arif, dan administrasi yang efisien, membantu mengonsolidasikan kerajaannya sedemikian rupa. Sehingga sampai masa kini pun, setelah melewati lebih dari 1.400 tahun, negara-negara yang ditaklukannya masih berada di tangan orang Muslim. Umar al-Faruk sesungguhnya penakluk terbesar yang pernah dihasilkan sejarah.</p>
<p>Sifat mulia kaum Muslimin umumnya dan Khalifah khususnya, telah memperkuat kepercayaan kaum non Muslim pada janji-janji yang diberikan oleh pihak Muslimin. Suatu ketika, Hurmuz, pemimpin Parsi yang menjadi musuh bebuyutan kaum Muslimin, tertawan di medan perang dan di bawa menghadap Khalifah di Madinah. Ia sadar kepalanya pasti akan dipenggal karena dosanya sebagai pembunuh sekian banyak orang kaum Muslimin. Dia tampaknya merencanakan sesuatu, dan meminta segelas air. Permohonannya dipenuhi, tapi anehnya ia tidak mau minum air yang dihidangkan. Dia rupanya merasa akan dibunuh selagi mereguk minuman, Khalifah meyakinkannya, dia tidak akan dibunuh kecuali jika Hurmuz meminum air tadi. Hurmuz yang cerdik seketika itu juga membuang air itu. Ia lalu berkata, karena dia mendapatkan jaminan dari Khalifah, dia tidak akan minum air itu lagi. Khalifah memegang janjinya. Hurmuz yang terkesan dengan kejujuran Khalifah, akhirnya masuk Islam.</p>
<p>Khalifah Umar pernah berkata, &#8220;Kata-kata seorang Muslim biasa sama beratnya dengan ucapan komandannya atau khalifahnya.&#8221; Demokrasi sejati seperti ini diajarkan dan dilaksanakan selama kekhalifahan ar-rosyidin hampir tidak ada persamaannya dalam sejarah umat manusia. Islam sebagai agama yang demokratis, seperti digariskan Al-Qur&#8217;an, dengan tegas meletakkan dasar kehidupan demokrasi dalam kehidupan Muslimin, dan dengan demikian setiap masalah kenegaraan harus dilaksanakan melalui konsultasi dan perundingan. Nabi SAW. sendiri tidak pernah mengambil keputusan penting tanpa melakukan konsultasi. Pohon demokrasi dalam Islam yang ditanam Nabi dan dipelihara oleh Abu Bakar mencapai puncaknya pada jaman Khalifah Umar. Semasa pemerintahan Umar telah dibentuk dua badan penasehat. Badan penasehat yang satu merupakan sidang umum yang diundang bersidang bila negara menghadapi bahaya. Sedang yang satu lagi adalah badan khusus yang terdiri dari orang-orang yang integritasnya tidak diragukan untuk diajak membicarakan hal rutin dan penting. Bahkan masalah pengangkatan dan pemecatan pegawai sipil serta lainnya dapat dibawa ke badan khusus ini, dan keputusannya dipatuhi.</p>
<p>Umar hidup seperti orang biasa dan setiap orang bebas menanyakan tindakan-tindakannya. Suatu ketika ia berkata: &#8220;Aku tidak berkuasa apa pun terhadap Baitul Mal (harta umum) selain sebagai petugas penjaga milik yatim piatu. Jika aku kaya, aku mengambil uang sedikit sebagai pemenuh kebutuhan sehari-hari. Saudara-saudaraku sekalian! Aku abdi kalian, kalian harus mengawasi dan menanyakan segala tindakanku. Salah satu hal yang harus diingat, uang rakyat tidak boleh dihambur-hamburkan. Aku harus bekerja di atas prinsip kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.&#8221;</p>
<p>Suatu kali dalam sebuah rapat umum, seseorang berteriak: &#8220;O, Umar, takutlah kepada Tuhan.&#8221; Para hadirin bermaksud membungkam orang itu, tapi Khalifah mencegahnya sambil berkata: &#8220;Jika sikap jujur seperti itu tidak ditunjukan oleh rakyat, rakyat menjadi tidak ada artinya. Jika kita tidak mendengarkannya, kita akan seperti mereka.&#8221; Suatu kebebasan menyampaikan pendapat telah dipraktekkan dengan baik.</p>
<p>Ketika berpidato suatu kali di hadapan para gubernur, Khalifah berkata: &#8220;Ingatlah, saya mengangkat Anda bukan untuk memerintah rakyat, tapi agar Anda melayani mereka. Anda harus memberi contoh dengan tindakan yang baik sehingga rakyat dapat meneladani Anda.&#8221;</p>
<p>Pada saat pengangkatannya, seorang gubernur harus menandatangani pernyataan yang mensyaratkan bahwa &#8220;Dia harus mengenakan pakaian sederhana, makan roti yang kasar, dan setiap orang yang ingin mengadukan suatu hal bebas menghadapnya setiap saat.&#8221; Menurut pengarang buku Futuhul-Buldan, di masa itu dibuat sebuah daftar barang bergerak dan tidak bergerak begitu pegawai tinggi yang terpilih diangkat. Daftar itu akan diteliti pada setiap waktu tertentu, dan penguasa tersebut harus mempertanggung-jawabkan terhadap setiap hartanya yang bertambah dengan sangat mencolok. Pada saat musim haji setiap tahunnya, semua pegawai tinggi harus melapor kepada Khalifah. Menurut penulis buku Kitab ul-Kharaj, setiap orang berhak mengadukan kesalahan pejabat negara, yang tertinggi sekalipun, dan pengaduan itu harus dilayani. Bila terbukti bersalah, pejabat tersebut mendapat ganjaran hukuman.</p>
<p>Muhammad bin Muslamah Ansari, seorang yang dikenal berintegritas tinggi, diangkat sebagai penyelidik keliling. Dia mengunjungi berbagai negara dan meneliti pengaduan masyarakat. Sekali waktu, Khalifah menerima pengaduan bahwa Sa&#8217;ad bin Abi Waqqash, gubernur Kufah, telah membangun sebuah istana. Seketika itu juga Umar memutus Muhammad Ansari untuk menyaksikan adanya bagian istana yang ternyata menghambat jalan masuk kepemukiman sebagian penduduk Kufah. Bagian istana yang merugikan kepentingan umum itu kemudian dibongkar. Kasus pengaduan lainnya menyebabkan Sa&#8217;ad dipecat dari jabatannya.</p>
<p>Seorang sejarawan Eropa menulis dalam The Encyclopedia of Islam: &#8220;Peranan Umar sangatlah besar. Pengaturan warganya yang non-Muslim, pembentukan lembaga yang mendaftar orang-orang yang mendapat hak untuk pensiun tentara (divan), pengadaan pusat-pusat militer (amsar) yang dikemudian hari berkembang menjadi kota-kota besar Islam, pembentukan kantor kadi (qazi), semuanya adalah hasil karyanya. Demikian pula seperangkat peraturan, seperti sembahyang tarawih di bulan Ramadhan, keharusan naik haji, hukuman bagi pemabuk, dan hukuman pelemparan dengan batu bagi orang yang berzina.&#8221;</p>
<p>Khalifah menaruh perhatian yang sangat besar dalam usaha perbaikan keuangan negara, dengan menempatkannya pada kedudukan yang sehat. Ia membentuk &#8220;Diwan&#8221; (departemen keuangan) yang dipercayakan menjalankan administrasi pendapatan negara.</p>
<p>Pendapatan persemakmuran berasal dari sumber :</p>
<p>Zakat atau pajak yang dikenakan secara bertahap terhadap Muslim yang berharta. Kharaj atau pajak bumi Jizyah atau pajak perseorangan. Dua pajak yang disebut terakhir, yang membuat Islam banyak dicerca oleh sejarawan Barat, sebenarnya pernah berlaku di kerajaan Romawi dan Sasanid (Parsi). Pajak yang dikenakan pada orang non Muslim jauh lebih kecil jumlahnya dari pada yang dibebankan pada kaum Muslimin. Khalifah menetapkan pajak bumi menurut jenis penggunaan tanah yang terkena. Ia menetapkan 4 dirham untuk satu Jarib gandum. Sejumlah 2 dirham dikenakan untuk luas tanah yang sama tapi ditanami gersb (gandum pembuat ragi). Padang rumput dan tanah yang tidak ditanami tidak dipungut pajak. Menurut sumber-sumber sejarah yang dapat dipercaya, pendapatan pajak tahunan di Irak berjumlah 860 juta dirham. Jumlah itu tak pernah terlampaui pada masa setelah wafatnya Umar.</p>
<p>Ia memperkenalkan reform (penataan) yang luas di lapangan pertanian, hal yang bahkan tidak terdapat di negara-negara berkebudayaan tinggi di zaman modern ini. Salah satu dari reform itu ialah penghapusan zamindari (tuan tanah), sehingga pada gilirannya terhapus pula beban buruk yang mencekik petani penggarap. Ketika orang Romawi menaklukkan Syria dan Mesir, mereka menyita tanah petani dan membagi-bagikannya kepada anggota tentara, kaum ningrat, gereja, dan anggota keluarga kerajaan.</p>
<p>Sejarawan Perancis mencatat: &#8220;Kebijaksanaan liberal orang Arab dalam menentukan pajak dan mengadakan land reform sangat banyak pengaruhnya terhadap berbagai kemenangan mereka di bidang kemiliteran.&#8221;</p>
<p>Ia membentuk departemen kesejahteraan rakyat, yang mengawasi pekerjaan pembangunan dan melanjutkan rencana-rencana. Sejarawan terkenal Allamah Maqrizi mengatakan, di Mesir saja lebih dari 20.000 pekerja terus-menerus dipekerjakan sepanjang tahun. Sejumlah kanal di bangun di Khuzistan dan Ahwaz selama masa itu. Sebuah kanal bernama &#8220;Nahr Amiril Mukminin,&#8221; yang menghubungkan Sungai Nil dengan Laut Merah, dibangun untuk menjamin pengangkutan padi secara cepat dari Mesir ke Tanah Suci.</p>
<p>Selama masa pemerintahan Umar diadakan pemisahan antara kekuasaan pengadilan dan kekuasaan eksekutif. Von Hamer mengatakan, &#8220;Dahulu hakim diangkat dan sekarang pun masih diangkat. Hakim ush-Shara ialah penguasa yang ditetapkan berdasarkan undang-undang, karena undang-undang menguasai seluruh keputusan pengadilan, dan para gubernur dikuasakan menjalankan keputusan itu. Dengan demikian dengan usianya yang masih sangat muda, Islam telah mengumandangkan dalam kata dan perbuatan, pemisahan antara kekuasaan pengadilan dan kekuasaan eksekutif.&#8221; Pemisahan seperti itu belum lagi dicapai oleh negara-negara paling maju, sekalipun di zaman modern ini.</p>
<p>Umar sangat tegas dalam penegakan hukum yang tidak memihak dan tidak pandang bulu. Suatu ketika anaknya sendiri yang bernama Abu Syahma, dilaporkan terbiasa meminum khamar. Khalifah memanggilnya menghadap dan ia sendiri yang mendera anak itu sampai meninggal. Cemeti yang dipakai menghukum Abu Syahma ditancapkan di atas kuburan anak itu.</p>
<p>Kebesaran Khalifah Umar juga terlihat dalam perlakuannya yang simpatik terhadap warganya yang non Muslim. Ia mengembalikan tanah-tanah yang dirampas oleh pemerintahan jahiliyah kepada yang berhak yang sebagian besar non Muslim. Ia berdamai dengan orang Kristen Elia yang menyerah. Syarat-syarat perdamaiannya ialah: &#8220;Inilah perdamaian yang ditawarkan Umar, hamba Allah, kepada penduduk Elia. Orang-orang non Muslim diizinkan tinggal di gereja-gereja dan rumah-rumah ibadah tidak boleh dihancurkan. Mereka bebas sepenuhnya menjalankan ibadahnya dan tidak dianiaya dengan cara apa pun.&#8221; Menurut Imam Syafi&#8217;i ketika Khalifah mengetahui seorang Muslim membunuh seorang Kristen, ia mengijinkan ahli waris almarhum menuntut balas. Akibatnya, si pembunuh dihukum penggal kepala.</p>
<p>Khalifah Umar juga mengajak orang non Muslim berkonsultasi tentang sejumlah masalah kenegaraan. Menurut pengarang Kitab al-Kharaj, dalam wasiatnya yang terakhir Umar memerintahkan kaum Muslimin menepati sejumlah jaminan yang pernah diberikan kepada non Muslim, melindungi harta dan jiwanya, dengan taruhan jiwa sekalipun. Umar bahkan memaafkan penghianatan mereka, yang dalam sebuah pemerintahan beradab di zaman sekarang pun tidak akan mentolerirnya. Orang Kristen dan Yahudi di Hems bahkan sampai berdoa agar orang Muslimin kembali ke negeri mereka. Khalifah memang membebankan jizyah, yaitu pajak perlindungan bagi kaum non Muslim, tapi pajak itu tidak dikenakan bagi orang non Muslim, yang bergabung dengan tentara Muslimin.</p>
<p>Khalifah sangat memperhatikan rakyatnya, sehingga pada suatu ketika secara diam-diam ia turun berkeliling di malam hari untuk menyaksikan langsung keadaan rakyatnya. Pada suatu malam, ketika sedang berkeliling di luar kota Madinah, di sebuah rumah dilihatnya seorang wanita sedang memasak sesuatu, sedang dua anak perempuan duduk di sampingnya berteriak-teriak minta makan. Perempuan itu, ketika menjawab Khalifah, menjelaskan bahwa anak-anaknya lapar, sedangkan di ceret yang ia jerang tidak ada apa-apa selain air dan beberapa buah batu. Itulah caranya ia menenangkan anak-anaknya agar mereka percaya bahwa makanan sedang disiapkan. Tanpa menunjukan identitasnya, Khalifah bergegas kembali ke Madinah yang berjarak tiga mil. Ia kembali dengan memikul sekarung terigu, memasakkannya sendiri, dan baru merasa puas setelah melihat anak-anak yang malang itu sudah merasa kenyang. Keesokan harinya, ia berkunjung kembali, dan sambil meminta maaf kepada wanita itu ia meninggalkan sejumlah uang sebagai sedekah kepadanya.</p>
<p>Khalifah yang agung itu hidup dengan cara yang sangat sederhana. Tingkat kehidupannya tidak lebih tinggi dari kehidupan orang biasa. Suatu ketika Gubernur Kufah mengunjunginya sewaktu ia sedang makan. Sang gubernur menyaksikan makanannya terdiri dari roti gersh dan minyak zaitun, dan berkata, &#8220;Amirul mukminin, terdapat cukup di kerajaan Anda; mengapa Anda tidak makan roti dari gandum?&#8221; Dengan agak tersinggung dan nada murung, Khalifah bertanya, &#8220;Apakah Anda pikir setiap orang di kerajaanku yang begitu luas bisa mendapatkan gandum?&#8221; &#8220;Tidak,&#8221; Jawab gubernur. &#8220;Lalu, bagaimana aku dapat makan roti dari gandum? Kecuali bila itu bisa dengan mudah didapat oleh seluruh rakyatku.&#8221; Tambah Umar.</p>
<p>Dalam kesempatan lain Umar berpidato di hadapan suatu pertemuan. Katanya, &#8220;Saudara-saudara, apabila aku menyeleweng, apa yang akan kalian lakukan?&#8221; Seorang laki-laki bangkit dan berkata, &#8220;Anda akan kami pancung.&#8221; Umar berkata lagi untuk mengujinya, &#8220;Beranikah anda mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan seperti itu kepadaku?&#8221; &#8220;Ya, berani!&#8221; jawab laki-laki tadi. Umar sangat gembira dengan keberanian orang itu dan berkata, &#8220;Alhamdulillah, masih ada orang yang seberani itu di negeri kita ini, sehingga bila aku menyeleweng mereka akan memperbaikiku.&#8221;</p>
<p>Seorang filosof dan penyair Muslim tenar dari India menulis nukilan seperti berikut untuk dia:Jis se jigar-i-lala me thandak ho who shabnam Daryaan ke dil jis se dabel jaen who toofan</p>
<p>Seperti embun yang mendinginkan hati bunga lily, dan bagaikan topan yang menggelagakkan dalamnya sungai.</p>
<p>Sejarawan Kristen Mesir, Jurji Zaidan terhadap prestasi Umar berkomentar: &#8220;Pada zamannya, berbagai negara ia taklukkan, barang rampasan kian menumpuk, harta kekayaan raja-raja Parsi dan Romawi mengalir dengan derasnya di hadapan tentaranya, namun dia sendiri menunjukkan kemampuan menahan nafsu serakah, sehingga kesederhanaannya tidak pernah ada yang mampu menandingi. Dia berpidato di hadapan rakyatnya dengan pakaian bertambalkan kulit hewan. Dia mempraktekkan satunya kata dengan perbuatan. Dia mengawasi para gubernur dan jenderalnya dengan cermat dan dengan cermat pula menyelidiki perbuatan mereka. Bahkan Khalid bin Walid yang perkasa pun tidak terkecuali. Dia berlaku adil kepada semua orang, dan bahkan juga bagi orang non-Muslim. Selama masa pemerintahannya, disiplin baja diterapkan secara utuh.&#8221;</p>
<p>Michael H. Hart, penulis buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia, menempatkan Umar bin Khattab pada urutan 50 orang paling berpengaruh sepanjang sejarah. Beliau dinilai paling berperan dalam memperluas Daulah Khilafah Islamiyah serta sebagai Penerus cita-cita Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW sendiri berada di urutan pertama sebagai orang paling berpengaruh sepanjang sejarah umat manusia.</p>
<p>Pustaka :</p>
<p>Kisah-kisah Islam &#8211; Ebook</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Umar_bin_Khattab</p>
<p>Michael H. Hart, 100 Tokoh Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/tokoh/'>Tokoh</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/khalifah/'>Khalifah</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/khulafaur-rasyidin/'>Khulafaur Rasyidin</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/nabi-muhammad-saw/'>Nabi Muhammad SAW</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/sahabat-nabi/'>Sahabat Nabi</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/umar-bin-khattab/'>Umar bin Khattab</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/654/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=654&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/10/04/umar-bin-khattab-biografi-singkat-khalifah-ke-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2008/07/kilafah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kilafah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pil Keabadian</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/pil-keabadian/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/pil-keabadian/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 07:13:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Pil Keabadian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ummu Cyndi dan Achmad Siddik Thoha Di sebuah negeri hiduplah seseorang yang berambisi untuk hidup lebih lama dari biasanya. Setelah mencari tahu dengan berbagai macam cara, ditemukanlah sebuah benda berupa obat yang berkhasiat memanjangkan umur peminumnya. Akhirnya ditemukanlah tempat obat itu dibuat. Harga yang mahal dan keistimewaan pil yang hanya dibuat satu-satunya ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=644&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/pil.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-645" title="pil" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/pil.jpg?w=300&#038;h=186" alt="" width="300" height="186" /></a>Oleh : Ummu Cyndi dan Achmad Siddik Thoha</p>
<p>Di sebuah negeri hiduplah seseorang yang berambisi untuk hidup lebih lama dari biasanya. Setelah mencari tahu dengan berbagai macam cara, ditemukanlah sebuah benda berupa obat yang berkhasiat memanjangkan umur peminumnya. Akhirnya ditemukanlah tempat obat itu dibuat. Harga yang mahal dan keistimewaan pil yang hanya dibuat satu-satunya ini tidak mennyurutkan niatnya memiliki obat itu. Dia membeli sebuah &#8216;pil panjang umur&#8217; yang konon akan membuat peminumnya tak akan pernah mati.</p>
<p>Tahun berganti tahun dan puluhan tahun berlalu. Teman-teman dan orang terdekatnya sudah mulai tua dan meninggal dunia sedangkan dia masih sehat dan senang-senang saja. Hampir semua bagian dunia telah ia kunjungi. Hampir seluruh makanan terlezat telah ia cicipi. Ketika teman-teman, keluarga, anak cucu, cicit meninggalkannya semua, mulailah rasa bosan dan sepi itu datang.</p>
<p><span id="more-644"></span>Sudah seratus tahun berlalu, ia semakin bosan dan tersiksa dengan hidupnya. Saking jenuh dan sepinya bahkan ia mencoba membunuh dirinya sendiri dengan berbagai cara. Namun hal itu tidaklah membawa ia pada kematian. Dia telah dihukum dengan keabadiannya.</p>
<p>***</p>
<p>Sahabat, boleh jadi kematian itu adalah tempat istirahat paling menyenangkan dari lelahnya urusan dunia, pekatnya kehidupan dan glamornya pergaulan. Boleh jadi kematian itu sesuatu yang terbaik yang dicipta Tuhan untuk kita yang menginginkan kebaikan.</p>
<p>Sahabat, keabadian sejati bukan pada bertahannya kesehatan kita, awetnya paras kita dan lamanya hidup jasmanai kita. Keabadian terletak pada ilmu yang terus diamalkan oleh penerimanya, inspirasi hidup yang menembus lintas generasi dan jejak amal yang menjadi pijakan untuk melahirkan kebaikan dari masa kemasa. Keabadian bukan pada fisik tapi pada jejak amal yang tak pernah terhapus hingga dunia ini berakhir. Keabadian diri seseorang terletak seberapa banyak amal atau karyanya menginspirasi orang berbuat kebaikan, sejauh mana menciptakan manusia yang berdoa padanya sepanjang zaman serta secerah apa amalnya menerangi hati manusia mengajaknya pada kebaikan dari generasi ke generasi.</p>
<p>Sahabat, berkaryalah untuk keabadian hidup kita. Hingga tatkala kita meninggalkan dunia, kita tetap mendapat limpahan rezeki dari karya kita. Karya kita itu akan tetap bercahaya menerangi gelapnya liang lahat dan menembus batas ruang dan waktu.</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/hikmah/'>Hikmah</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/kematian/'>kematian</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/pil-keabadian/'>Pil Keabadian</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/644/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/644/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=644&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/pil-keabadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/pil.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laurent Booth: Menjadi Muslim Merupakan Suatu Kedamaian</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/634/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/634/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 05:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Laurent Booth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=634</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Apakah menjadi muslimah membuat anda merasa damai?,&#8221; tanya seorang gadis cilik kepada Lauren Booth, adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair. &#8220;Ya, sangat damai,&#8221; jawab Booth yang sudah setahun menjadi muslimah. Booth menjawab pertanyaan itu pada seminar &#8220;Islam, Fear Or Not To Fear?&#8221; yang merupakan bagian dari acara Koferensi Islam yang digelar Islamic Society Essex [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=634&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/lauren.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-635" title="lauren" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/lauren.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>&#8220;Apakah menjadi muslimah membuat anda merasa damai?,&#8221; tanya seorang gadis cilik kepada Lauren Booth, adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair. &#8220;Ya, sangat damai,&#8221; jawab Booth yang sudah setahun menjadi muslimah. Booth menjawab pertanyaan itu pada seminar &#8220;<em>Islam, Fear Or Not To Fear?</em>&#8221; yang merupakan bagian dari acara Koferensi Islam yang digelar Islamic Society Essex University, Colchester, pekan silam.</p>
<p>Perempuan kulit putih itu menjadi pembicara dengan topik &#8220;<em>My Journey to Islam</em>&#8220;. Seminar itu dihadiri lebih dari 200 peserta termasuk walikota Colchester Sonia Lewis. Dia mengatakan Muslim ingin semua orang menjadi bahagia. &#8220;Menjadi Muslim merupakan suatu kedamaian,&#8221; ujar Lauren Booth lalu mengatakan bahwa kini ia menjadi lebih tenang.</p>
<p>Booth, yang mengenakan jilbab begitu menjadi muslimah, mengaku dibesarkan oleh orang tua yang tak religius di London Utara. &#8220;Ayah saya, aktor Tony Booth, membagi waktunya antara bandar judi dan pub,&#8221; kata perempuan kelahiran 1967 itu. Tony Booth dikenal karena perannya dalam &#8220;<em>Till Death Do Us Part</em>&#8220;. Tony adalah ayah dari Cherie Blair, istri mantan PM Inggris Tony Blair.</p>
<p><span id="more-634"></span>Kedua orang tuanya non-Muslim dan Booth menyebut ibunya lebih percaya tahayul, misalnya meletakkan benda tertentu di tempat tidur untuk mengusir setan. &#8220;Pada saat saya kecil saya ingat suka berdoa kepada Tuhan, saat teman-teman bermain ketika istirahat saya justru suka membaca Alkitab,&#8221; katanya.</p>
<p>Booth mengatakan persepsinya tentang Islam sama dengan umumnya orang barat saat terjadi peristiwa 9/11 di New York Amerika Serikat. Tapi, ia mulai berpikir &#8220;apakah 1,3 miliar Muslim di dunia seburuk yang disebut-sebut. Mengapa tidak pernah terjadi perang besar antara kami dan mereka?&#8221;</p>
<p>Pertanyaan lain yang muncul adalah &#8220;mengapa wanita harus pergi belanja dengan mengunakan baju panjang dan penutup kepala. Sepertinya mereka merasa curiga saat saya sapa.&#8221; Dia mengaku &#8220;Saya hanyalah seorang wanita biasa yang merasa yakin ada sesuatu yang hilang dengan terjadinya peristiwa 9/11.&#8221;</p>
<p>Dia mengaku makin penasaran dan sejak itu Lauren bertanya mengenai Islam, di antaranya kepada supir taksi yang berasal Somalia, Afganistan dan Irak. Pada saat itu, sebagai wartawan Booth mendapat tugas meliput ke Palestina. Dia memang jurnalis yang sangat produktif dan menulis laporannya di berbagai Koran di Inggris seperti <em>New Statesman, The Sunday Times, Guardian </em>dan <em>Daily Mail.</em></p>
<p>Pada tahun 2005, ia mengunjungi Tepi Barat untuk wawancara dengan Mahmoud Abbas. Pada tahun 2008, Lauren Booth kembali ke Gaza. Ia juga sering menghabiskan waktunya di Iran. Saat terjadi pengepungan Israel di Jalur Gaza, Lauren menolak keluar dan menyatakan suatu kehormatan berada di bawah pengepungan bersama dengan orang-orang Palestina yang ingin bertahan hidup di bawah pendudukan Israel.</p>
<p><strong>Makam Fatima</strong><br />
Lauren selanjutnya menjadi juru kampanye menentang perang di Irak. Dia mendukung Koalisi Hentikan Perang, Media Pekerja Terhadap Perang dan Gerakan FreeGaza. Lauren memutuskan menjadi seorang Muslim enam pekan setelah mengunjungi makam Fatima al-Masumeh di kota Qom. &#8220;Pada saat itu saya duduk dan merasakan keadaan yang penuh dengan spiritual, kebahagiaan mutlak dan sukacita,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketika dia kembali ke Inggris, Lauren memutuskan untuk segera mengucapkan dua kalimat Syahadah dan menganut agama Islam. &#8220;Saya tidak lagi minum alkohol,&#8221; ujar Lauren yang menyebutkan bahwa keluarganya sangat kecanduan termasuk ayah dan mantan suaminya.</p>
<p>Ibu dua anak itu mengaku menjalani salat lima waktu dan punya hubungan sangat dekat dengan ibundanya. Ketika anak Booth bertanya, apakah setelah menjadi Muslim ia akan tetap menjadi ibu bagi mereka, dia menjawab &#8220;Tentu saya menjadi ibu yang baik bagi mereka,&#8221; ujar Lauren. Kedua anaknya mengikuti jejak Booth.</p>
<p>&#8220;Saya berusaha memberikan contoh, tidak mengurui mereka,&#8221; ujar Lauren. Dia juga membaca Al-Qur`an setiap hari dan berharap tahun ini bisa melaksakan ibadah umroh. Menurut Lauren Booth, makin banyak umat Muslim di Inggris merupakan pertanda baik bagi Negara tersebut. Dia mencontohkan diri sendiri yang sejak memeluk Islam menjadi pekerja yang baik dan menjadi ibu yang lebih baik untuk kedua putrinya.</p>
<p>Lauren berharap, perpindahan imannya menjadi seorang Muslimah itu bisa membantu Tony Blair, yang memperistri kakak tirinya, Cherrie, mengubah praduga tentang Islam. Tony Blair adalah pendukung George Bush dalam perang Irak. Ketika berkomentar mengenai Tony Blair, Booth mengatakan &#8220;Tony Blair&#8230;&#8230;. yaa Tony Blair,&#8221; ujarnya diplomatis. (Zeynita Gibbons)</p>
<p>Red: Krisman Purwoko</p>
<p>Sumber: Antara via Republika</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/laurent-booth/'>Laurent Booth</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/634/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=634&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/02/19/634/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/02/lauren.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lauren</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Harus Wanita Shalihah?</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/14/kenapa-harus-wanita-shalihah/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/14/kenapa-harus-wanita-shalihah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 23:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[bidadari dunia akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita shalihah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Yusuf Al Bahi Bismillah.. Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka? Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan.. Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini.. Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=628&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_629" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/kawanimut_miracles-of-earth-fairy_01.jpg"><img class="size-medium wp-image-629" title="KAWANIMUT_Miracles of Earth Fairy_01" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/kawanimut_miracles-of-earth-fairy_01.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi: Danang Kawantoro</p></div>
<p>Oleh : Yusuf Al Bahi</p>
<p>Bismillah..</p>
<p>Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?</p>
<p>Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..</p>
<p>Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..</p>
<p>Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?</p>
<p>Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…</p>
<p>Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..</p>
<p><span id="more-628"></span>Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?</p>
<p>Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?</p>
<p>Aku menjawab..</p>
<p>Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.</p>
<p>Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..<br />
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..</p>
<p>Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..</p>
<p>Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?</p>
<p>Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?</p>
<p>Aku menjawab..</p>
<p>Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.</p>
<p>Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?</p>
<p>Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.</p>
<p>Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?</p>
<p>Pada akhirnya, akupun menjawab…</p>
<p>Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..</p>
<p>Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…</p>
<p>Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.</p>
<p>Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…</p>
<p>Seberat itukah?</p>
<p>Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…</p>
<p>Taipei, 02 Juni 2010</p>
<p>Sumber : Dakwatuna.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/hikmah/'>Hikmah</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/bidadari-dunia-akhirat/'>bidadari dunia akhirat</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/muslimah/'>Muslimah</a>, <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/wanita-shalihah/'>Wanita shalihah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/628/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=628&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/14/kenapa-harus-wanita-shalihah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/kawanimut_miracles-of-earth-fairy_01.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">KAWANIMUT_Miracles of Earth Fairy_01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayah Aku Capek</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/09/ayah-aku-capek/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/09/ayah-aku-capek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 05:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ayah dan anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[“Ayah, ayah” kata Sang Anak “Ada apa?” tanya Sang Ayah “Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek, aku mau menyontek saja! aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=625&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-626" title="father-and-son-rise" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/father-and-son-rise.jpg?w=300&#038;h=197" alt="" width="300" height="197" />“Ayah, ayah” kata Sang Anak</p>
<p>“Ada apa?” tanya Sang Ayah</p>
<p>“Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek, aku mau menyontek saja! aku capek, sangat capek.</p>
<p>Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! Aku capek, sangat capek.</p>
<p>Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung, aku ingin jajan terus!</p>
<p>Aku capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.</p>
<p>Aku capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-temanku, sedangkan teman-temanku seenaknya saja bersikap kepada ku.</p>
<p>Aku capek Ayah, aku capek menahan diri. Aku ingin seperti mereka. Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis.</p>
<p><span id="more-625"></span>Kemudian sang Ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Anakku ayo ikut Ayah, Ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak.</p>
<p>Kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah” sang ayah hanya diam.</p>
<p>Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.</p>
<p>“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!” sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.</p>
<p>“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.<br />
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah…”<br />
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”<br />
” Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tahu ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”<br />
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya Yah? Alhamdulillah”<br />
”Nah, akhirnya kau mengerti”<br />
”Mengerti apa? aku tidak mengerti”<br />
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi.</p>
<p>Bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga, dan akhirnya semuanya terbayar kan? Ada telaga yang sangat indah. Seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”</p>
<p>” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”<br />
” Ayah tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat. Begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi, ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri. Maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain,jadilah dirimu sendiri, jadilah seorang muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena tahu ada Allah di sampingnya. Maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang. Maka kau tau akhirnya kan?”</p>
<p>” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini. Sekarang aku mengerti. Terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”</p>
<p>Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.</p>
<p>Sumber : resensi.net</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/hikmah/'>Hikmah</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/ayah-dan-anak/'>ayah dan anak</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/625/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=625&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/09/ayah-aku-capek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/father-and-son-rise.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">father-and-son-rise</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kitab Suci dan Kunci Mobil</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/08/kitab-suci-dan-kunci-mobil/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/08/kitab-suci-dan-kunci-mobil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 09:48:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Achmad Siddik Thoha Seorang pemuda sedang mempersiapkan wisuda setelah lulus dari ujian sidang. Selama berbulan-bulan ia telah mengagumi sebuah mobil yang bagus di sebuah dealer mobil. Ia tahu ayahnya pasti mampu membelikannya. Lalu pemuda itu menyampaikan keinginannya pada Ayahnya. ”Ayah, belikan aku mobil sebagai hadiah kelulusanku. Mobil itu akan kupakai untuk menjalankan bisnis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=619&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/readalquran.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-620" title="Palestinian youth prays on street outside destroyed mosque in Mughraqa" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/readalquran.jpg?w=300&#038;h=202" alt="" width="300" height="202" /></a>Oleh : Achmad Siddik Thoha</p>
<p>Seorang pemuda sedang mempersiapkan wisuda setelah lulus dari ujian sidang. Selama berbulan-bulan ia telah mengagumi sebuah mobil yang bagus di sebuah dealer mobil. Ia tahu ayahnya pasti mampu membelikannya. Lalu pemuda itu menyampaikan keinginannya pada Ayahnya.</p>
<p>”Ayah, belikan aku mobil sebagai hadiah kelulusanku. Mobil itu akan kupakai untuk menjalankan bisnis yang sudah aku rancang, Ayah.”</p>
<p>Ayahnya hanya tersenyum.</p>
<p>Hari Wisuda makin mendekat. Pemuda itu tak sabar menunggu waktu saat ia mendapatkan mobil baru dari Ayahnya.  Akhirnya, sore hari setelah acara wisuda di kampus, ayahnya memanggil anaknya ke ruang bacanya. Sang Ayah berkata,</p>
<p>“Anakku, aku sangat bangga padamu. Kamu telah memenuhi harapan Ayah. Aku sangat mencintaimu, Nak.”</p>
<p>Lalu Sang Ayah menyerahkan sebuah kado dengan bungkus cantik yang diikat dengan pita merah .</p>
<p><span id="more-619"></span>Pemuda itu penasaran. Dibukanya pelan-pelan kotak hadiah itu sambil tersenyum. Namun, mendadak raut muka pemuda itu berubah. Raut muka sangat kecewa terlukis di wajahnya. Ternyata dalam kotak itu dia tidak menemukan kunci mobil seperti yang diidam-idamkannya.  Dia hanya menemukan sebuah Kitab Suci indah dengan ”cover” yang sangat bagus. Dengan nada emosi yang tinggi, Pemuda itu lalu melontarkan kekesalannya pada Ayahnya.</p>
<p>”Ayah, dengan semua kekayaan yang Ayah miliki, Ayah hanya memberikan hadiah Kitab ini?” Lalu pemuda itu meletakkan Kitab Suci di meja dan berlalu meninggalkan kamar Ayahnya.</p>
<p>Lima tahun berlalu. Pemuda itu sangat berhasil dalam bisnisnya. Dia juga memiliki keluarga serta mobil dan rumah mewah.  Tapi dia baru menyadari bahwa ayahnya sudah sangat tua. Dia sangat rindu bertemu ayahnya. Dia kemudian memutuskan untuk menemui ayahnya yang sudah lama ditinggalkannya sejak peristiwa pemberian hadiah pasca wisuda.</p>
<p>Tak lama berselang ada pesan singkat pesan yang dikirim oleh kerabatnya. Ia menerima sebuah pesan yang menceritakan ayahnya meninggal dunia. Ayahnya berpesan agar pemuda itulah yang mewarisi hartanya. Dia diminta mengurus pemakaman ayahnya segera.</p>
<p>Lemas lunglailah pemuda itu. Dengan rasa sedih dia meluncur menuju rumah yang dulu dia dibesarkan bersama keluarganya. Ketika ia tiba di rumah ayahnya, kesedihan dan penyesalan begitu menyelimuti hatinya..</p>
<p>Setelah pemakaman usai, ia mulai mencari surat-surat penting ayahnya. Saat membereskan surat-surat itu, ditemukanlah sebuah kitab suci baru persis seperti yang hadiah yang diberikan ayahnya setelah dia diwisuda dulu. Dengan mata berkaca-kaca, ia membuka kitab suci itu lembar demi lembar.</p>
<p>Terbayang dalam hidupnya, Ayahnya selalu rajin membaca kitab suci seperti ini. Dia saja yang malas memenuhi perintah ayahnya untuk relajar membaca dan merenungi isinya. Dia malah menolak dan sangat tersinggung saat ayahnya menghadiahi kitab suci di hari istimewanya. Mungkin ayahnya menginginkan dia untuk berpegang pada ajaran agama dalam menjalani hidup daripada berambisi mencapai kesuksesan materi.</p>
<p>“Duh, sungguh aku anak tak berbudi dan tak berterima kasih pada-Mu, ya Tuhan.!” Serunya dengan nada penyesalan yang dalam.</p>
<p>Saat dia mencoba membaca ayat demi ayat dalam Kitab Suci itu, sebuah kunci mobil jatuh dari bagian belakang halaman Kitab Suci itu. Ternyata kunci mobil itu dilekatkan di halaman belakang dengan selotip oleh ayahnya. Ia juga menemukan secarik kertas yang tertulis nama dealer, dealer yang sama dengan tempat ia menginginkan mobil saat lupus kuliah. Pada lembaran itu tercantum pula tanggal  wisudanya dan tertera stempel LUNAS.</p>
<p>***</p>
<p>Sahabat, mungkin seringkali kita banyak melewatkan berkah atau karunia yang datang dari-Nya. Kita melewatkan karunia-Nya karena ia datang dengan tampilan yang tidak menyenangkan dalam pandangan kita. Karunia itu kita acuhkan karena terbungkus pada peristiwa yang tidak kita harapkan. Kita melewatkan sebuah anugrah besar dalam hidup karena kita tak mampu menangkap sinyal kasih sayang dari-Nya. Pandangan kita terhadap karunia-Nya seringkali berlawanan dengan pandangan kasih sayang-Nya.</p>
<p>Sahabat, saat DIA ingin memberi kasih sayang melalui ayat-ayat dalam kitab suci-Nya kita mungkin merasa enggan membukanya. Ketika DIA membelai kita dengan ujian-Nya, kita merasa kecewa pada-Nya. Kala kesuksesan kita tertunda kita menganggap permintaan kita ditolak oleh-Nya. Jika ambisi kita tak terpenuhi dengan sempurna kita merasa DIA sudah mengabaikan usaha dan doa kita.</p>
<p>Untuk sebuah urusan materi, terkadang kita bisa mengabaikan tuntunan dari-Nya. Untuk sebuah cita-cita dunia kita merasa ajaran kitab suci akan mengekang kita. Padahal dengan berpegang pada kitab-Nya, kita bisa meraih semua kemudahan. Melalui petunjuk-Nya kita akan meraih kesuksesan. Dibalik kemulian ajaran yang tertulis dalam kitab-Nya tersimpan inspirasi da motivasi hidup yang tak pernah lekang oleh waktu dan situasi.</p>
<p>Sahabat, seringkali karuania-Nya terbungkus oleh kesakitan, penderitaan, kegagalan atau musibah. Pada setiap peristiwa dan tanda-tanda kekuasan-Nya terdapat ayat-ayat kasih sayang dari-Nya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/al-quran/'>Al-Qur'an</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/619/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=619&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/08/kitab-suci-dan-kunci-mobil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/readalquran.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Palestinian youth prays on street outside destroyed mosque in Mughraqa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Layakkah Kita Dicintai?</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/07/615/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/07/615/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 10:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Marilah kita bertanya pada diri sendiri pada hari ini, sejenak saja, tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakan untuk dicintai. Maka, layakkah kita untuk dicintai? Layak dicintai adalah lambang keberartian. Sebab cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tidak bermakna. Hanya bila kita berguna, maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=615&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-616" title="heart" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/heart.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" />Marilah kita bertanya pada diri sendiri pada hari ini, sejenak saja, tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakan untuk dicintai. Maka, layakkah kita untuk dicintai?</p>
<p>Layak dicintai adalah lambang keberartian. Sebab cinta tidak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tidak bermakna. Hanya bila kita berguna, maka kita layak untuk dicintai. Hidup tidak akan memberikan ruang untuk orang-orang yang kikir, yang hanya bisa merusak dan tidak pernah bisa membangun. Yang hanya pandai mengkhianati, menyakiti dan tak pernah berdaya untuk merajut kembali. Yang hatinya beku dan tak pernah mengilhami. Hanya bila kita berarti, maka kita layak untuk dicintai.</p>
<p>Kelayakan untuk dicintai adalah definisi dari sebuah kapasitas diri. Kapasitas yang diukur dari sejauh mana kita memiliki harga. Dalam wujud amal nyata dan peran-peran yang berbukti. Bukan status, apalagi hanya sekedar hiasan performa dan pulasan kepalsuan. Nilai umum dari orang yang layak untuk dicintai, adalah kemanfaatan dirinya bagi kehidupan, bagi sesama, dan bagi keberlangsungan hidup diri dan orang lain.</p>
<p><span id="more-615"></span>Ini tidak saja merupakan pesan bagi orang-orang yang sedang memburu cinta. Tapi juga untuk siapa saja yang ingin mendapatkan kelayakan untuk dicintai. Layakkah anda untuk dicintai adalah pesan sosial yang menegaskan bahwa keberadaan kita di kehidupan ini, di rumah, di tempat bekerja, di masyarakat, di tempat belajar, dimanapun saja, harusnya mencerminkan kehidupan yang menjawab pertanyaan tersebut. Siapa saja yang tidak berguna, tidak memberikan manfaat bagi kehidupan ini sesungguhnya memang tidak layak untuk mendapatkan cinta, dari siapapun. Bila daya manfaat dan keberartian merupakan labuhan cinta, maka sumber dan mata air keberartian itu ada pada kekuatan kejujuran, dalam pengertiannya yang sangat luas. Sebabnya adalah, kejujuran itu akan memberi kita kekuatan untuk selalu meniti jalan hidup ini sesuai arah dan alurnya. Sebab disanalah kekuatan untuk memberi manfaat itu menemukan mata airnya.</p>
<p>Pada wilayah kebersamaan dengan orang lain, kejujuran adalah garansi yang menjamin tertunaikannya hak orang lain dari diri kita, dalam bentuk apa saja. Maka seorang pemimpin yang jujur dan kepemimpinannya memberikan manfaat bagi rakyatnya, pasti dicintai oleh rakyatnya. Seorang pegawai yang jujur dan berdaya manfaat akan dicintai oleh orang-orang yang diurusnya. Begitulah seterusnya. Seperti dijelaskan oleh Rasulullah,”Sebaik-baik pemimpin kalian, adalah yang kalian cintai dan mencintai kalian. Yang kalian doakan dan merekapun mendoakan kalian.” Pada setiap jengkal wilayah sosial kita, selalu ada tempat untuk bertanya tentang itu: layakkah kita untuk dicintai? Seperti bila kita adalah seorang suami. Ada banyak karunia pada status itu. Tapi bukan karena status itu semata kita layak dicintai. Tapi pada apa yang kita ciptakan dengan status itu, pada kejujuran kesuamian kita. Ketulusan untuk berkorban, berupa manfaat untuk orang-orang yang ada di rumah kita: anak-anak, istri, atau keluarga lainnya. Begitupun menjadi istri juga status. Pada fungsi dan daya manfaatnya status itu menjadi landasan kelayakan untuk dicintai.</p>
<p>Maka sebuah tragedy tentang seorang pangeran Inggris, misalnya, adalah sekelumit kisah tentang rumitnya cinta yang berlabuh pada tempat yang tidak layak. Sang pangeran adalah pewaris kerajaan. Mendiang istrinya pun cantik rupawan. Tetapi nyaris tidak ada kejujuran di sana. Kejujuran yang hilang telah mengubah pencarian cinta menjadi hanya setumpuk petualangan selera dan hawa nafsu.</p>
<p>Sebaliknya lihatlah anak-anak kecil di sekitar kita. Polos dan lugu. Tidak berdosa. Kejujuran mereka benar-benar sempurna. Maka anak-anak selalu layak dicintai. Dengan sepenuh hati. Dan kenyataannya memang begitu. Orangtua bahkan rela untuk berkorban apa saja bagi buah hati mereka. Sebab anak-anak itu selalu memancarkan ketulusan. Tak ada dusta, tak ada khianat, apalagi dengki dan hasad. Anak-anak adalah kejujuran itu sendiri. Itulah mengapa Al-Qur’an menamai mereka dengan “qurrota a’yun”, yang indah dipandang mata. Sebab sejujurnya di sana ada ketulusan yang tak berbicara dengan kata-kata. Di sana ada kejernihan yang memantulkan cahaya.</p>
<p>Tetapi karunia iman memberi kekuatan lain pada makna kelayakan itu. Di sini keberartian menjadi sempurna. Beriman, berdaya guna, taat dan kemudian memberi manfaat untuk kehidupan sesame. Maka sebaik-baik orang mukmin adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. Tak ada yang bisa melakukan sesuatu yang sangat istimewa melebihi apa yang bisa dilakukan oleh kekuatan iman. Karenanya kelayakan dicintai pada dimensi yang paling mendalam adalah kemampuan seorang manusia untuk bisa mengerti apa yang seharusnya dilakukan sebagai seorang hamba yang diciptakan Allah di muka bumi ini. yang kelak akan mati, lalu dimintai pertanggung jawaban. Maka ia akan memburu cinta-Nya, agar layak dicintai. Pada perburuan cinta itu lantas berhamburan amal-amal dan kebaikannya, untuk orang-orang disekitarnya. Maka profesi dan status tak kuasa membendung aliran kebaikan-kebaikan itu. Sebab profesi dan status hanya lorong-lorong tempat orang-orang yang layak dicintai itu mengalirkan kebaikannya.</p>
<p>Bertanyalah kita. Hari ini. Sejenak saja. Tentang hiruk pikuk pergulatan hidup yang kita jalani. Tentang rumah tangga yang berbilang tahun kita arungi. Di jenak-jenak lelah dan bosan yang meghantui. Atau tentang kerja-kerja duniawi yang menguras akal budi. Disela oleh mimpi dan keinginan memiliki bertumpuk rezeki. Atau tentang perburuan jabatan yang berlumur kertidakadilan. Atau tentang belajar di meja-meja buku yang tak kunjung usai. Ditingkahi malas dan lambaian jalan menyimpang yang merajuk merayu. Adakah semua itu mengantarkan kita menjadi orang yang layak dicintai?</p>
<p>(diambil dari “Hidup Tak Mengenal Siaran Tunda” karya Ahmad Zairofi AM)</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/615/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=615&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/07/615/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/heart.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">heart</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka Kepada Geert Wilders Dari Seorang Pendeta Kristen Di Inggris</title>
		<link>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/05/surat-terbuka-kepada-geert-wilders-dari-seorang-pendeta-kristen-di-inggris/</link>
		<comments>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/05/surat-terbuka-kepada-geert-wilders-dari-seorang-pendeta-kristen-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2011 13:54:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>halaqohdakwah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Surat terbuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://halaqohdakwah.wordpress.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Salam Mr Wilders, Orang bilang kita hanya membawa kuda ke tempat air, tapi tidak untuk menyuruhnya minum. Tetapi manusia bukan kuda. Tidak seperti binatang, manusia selalu punya alasan. Saya menawarkan sedikit keterangan ini dengan harapan samar-samar bahwa Anda adalah orang yang mempertimbangkan sedikit alasan. Ini tentang pidato terakhir Anda di hadapan Aliansi Patriot di New [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=609&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-610" title="wilders-in-court" src="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/wilders-in-court.jpg?w=300&#038;h=202" alt="" width="300" height="202" />Salam Mr Wilders,</p>
<p>Orang bilang kita hanya membawa kuda ke tempat air, tapi tidak untuk menyuruhnya minum. Tetapi manusia bukan kuda. Tidak seperti binatang, manusia selalu punya alasan. Saya menawarkan sedikit keterangan ini dengan harapan samar-samar bahwa Anda adalah orang yang mempertimbangkan sedikit alasan.</p>
<p>Ini tentang pidato terakhir Anda di hadapan Aliansi Patriot di New York. Anda mengggambarkan &#8216;Islamisasi Eropa&#8217;. Anda menjelaskan beberapa kota Eropa dengan lingkungan Muslim dengan begitu hal seram. Menurut Anda, itu adalah dunia di mana perempuan berjalan-jalan dengan tenda-tenda tanpa sosok&#8230; suami mereka, menurut Anda sebagai tuan dari budaknya, jika Anda suka, berjalan tiga langkah di depan perempuan-perempuan itu.</p>
<p>Mr Wilders, saya tinggal di salah satu daerah di London Barat. Saya sering mengunjungi Whitechapel dan Edgware Road, bagian dari London yang berwarna-warni, dan saya belum pernah sekalipun melihat seorang wanita Muslim berjalan di belakang suaminya. Sebaliknya, para ibu berjalan-jalan di samping para lelaki mereka dengan bangga bermartabat. Tidak ada perilaku istri-istri menunjukkan sebagai peran bawahan, jadi enyahlah perbudakan dari Islam.</p>
<p>Gadis-gadis Muslim bahkan selalu penuh semangat memakai segala macam peralatan. Benar, mereka tidak mungkin berperilaku permisif; perempuan dibebaskan tapi bukan memamerkan daging mereka, tidak memeluk dan mencium mitra di depan umum, tidak ada yang seperti itu. Saya bahkan berani menebak sebagian besar dari mereka tidak tidur dengan anak laki-laki sebelum menikah. Tapi mengapa hal itu jadi buruk? Itu adalah kesucian, kerendahan hati dan menahan diri. Adat istiadat Kristen dari peradaban Barat yang Anda klaim digunakan untuk hal-hal seperti itu, bukan?</p>
<p><span id="more-609"></span>&#8217;25 Persen dari populasi Eropa akan menjadi Muslim hanya 12 tahun dari sekarang&#8217;. Orang bilan itu bohong, statistik palsu. Tetapi jika Anda ingin orang Eropa asli masih tetap dengan jumlah besar, bagaimana mendorong mereka untuk memiliki anak lagi? Bagaimana mendesak mereka untuk tidak menggunakan alat kontrasepsi atau pil? Bagaimana menghentikan aborsi? Bagaimana meningkatkan nilai-nilai keluarga? Berhentilah menghina Islam.</p>
<p>&#8216;Ribuan masjid di seluruh Eropa. Dengan jemaah yang lebih besar daripada gereja-gereja&#8217;, begitu yang Anda perhatikan. Yah, salah siapa itu? Apakah mungkin seorang Muslim akan berdiri di pintu gereja? Seharusnya Anda bilang kepada orang Kristen. &#8220;Lihatlah orang Muslim, mereka beribadah secara teratur. Bagaimana mereka melakukan perayaan agama mereka. Anda harus melakukan hal yang sama. &#8221; Tepat. Maraknya masjid di seluruh Eropa harus berfungsi sebagai stimulus bagi orang Kristen. Sebuah jendela peluang. Sebagai pengingat untuk kembali ke sesuatu yang penting buat mereka, yang memberi akar kehidupan; menyembah Tuhan esa yang sejati. Mengapa menyalahkan Muslim yang saleh untuk kesalahan orang Kristen yang ibadahnya hangat-hangat tai kuku dan atau karena jumlahnya yang semakin susut, eh?</p>
<p>&#8216;Di Amsterdam gay selalu dipukuli oleh orang Muslim.&#8217; Mengerikan, jika hal itu benar. Lucunya, saya ingat kata-kata Pym Fortuyn, politikus sayap kanan gay yang dibunuh oleh seorang fanatik. &#8220;Aku tidak punya masalah apapun dengan orang Maroko. Saya pernah tidur dengan begitu banyak dari mereka. &#8221; Andre Gide William Burroughs berkata, &#8220;Dunia Arab telah menjadi salah satu tujuan artistik dan menyenangkan bagi gay.&#8221; Homofobia bukan sebuah endemik hanya di antara orang Arab saja.</p>
<p>&#8216;Sejarah Holocaust tidak bisa lagi diajarkan karena sensitivitas Muslim.&#8221; Aneh sekali. Pertama, anak baptis saya telah pergi ke Auschwitz, sebagai bagian studi tur sekolah. Kurikulum sekolah di Inggris pada kenyataannya menyertakan proyek-proyek tentang Perang Dunia II dan penganiayaan orang-orang Yahudi dan orang lain. London Imperial War Museum memiliki bagian bencana perang tersendiri. Saluran TV menyuguhi pemirsa dengan film dengan dosis besar tentang program perang dan kejahatan Jerman. Jika ada orang harus mengeluh tentang keadaan ini, ya harusnya Jerman. Ini bahan bakar Germanofobia, atau Inggris yang masokis.</p>
<p>Bernard Wasserstein menulis &#8216;Israel &amp; Palestina&#8217; dan menegaskan beberapa poin. Wasserstein menunjukkan bagaimana fantasi Anda bahwa Israel merupakan pos heroik Barat bahwa Jihad itu omong kosong. Memang, saat ini kebutuhan masyarakat Israel akan imigran sudah sebanyak Eropa itu sendiri. Dan itu bukanlah imigran Yahudi. Meskipun begitu menakjubkannya Anda menyebutkan anti-Semitisme di Prancis (yang dipimpin oleh seorang Presiden Yahudi!), Yahudi di seluruh dunia senang di mana mereka berada sekarang ini, dan mereka tidak ingin migrasi ke Israel, atau haruskah saya katakan &#8216;Isra-hell, seperti teman Israel saya, Ronen suatu kali menulis?</p>
<p>Baik, Anda tidak suka Muslim. Namun mereka tidak akan pergi. Kasus Anda adalah analog seseorang yang mempunyai taman namun dipenuhi dengan kepik. Mereka di mana-mana. Dia tidak menyukai kepik-kepik itu. Dia mencoba beberapa metode untuk menyingkirkan mereka. Semprotan, insektisida, ini dan itu. Tidak ada yang berhasil.</p>
<p>Kepik-kepik terus berada di dekat taman dan di taman. Orang itu semakin terobsesi dengan kepik-kepik itu, kemudian jadi paranoid, dan hasad. Akhirnya, ia mengirim e-mail ke seorang temannya yang sudah tua yang bijak, seorang tukang kebun yang berpengalaman: &#8220;Apa yang harus saya lakukan untuk membasmi kepik-kepik terkutuk itu?&#8221;</p>
<p>Jawabannya adalah: &#8220;Saya sarankan agar Anda belajar mencintai mereka.&#8221;</p>
<p>Revd Gelli Frank Julian</p>
<p>Sumber : eramuslim.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a> Tagged: <a href='http://halaqohdakwah.wordpress.com/tag/surat-terbuka/'>Surat terbuka</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/halaqohdakwah.wordpress.com/609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/halaqohdakwah.wordpress.com/609/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=halaqohdakwah.wordpress.com&amp;blog=4220643&amp;post=609&amp;subd=halaqohdakwah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://halaqohdakwah.wordpress.com/2011/01/05/surat-terbuka-kepada-geert-wilders-dari-seorang-pendeta-kristen-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/73f166aa6aecd6203ca800f7b0f51624?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">halaqohdakwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://halaqohdakwah.files.wordpress.com/2011/01/wilders-in-court.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">wilders-in-court</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
